Karolin Gidot Akan Perjuangkan Infrastruktur Jalan Kapuas Hulu, Sintang dan Melawi

oleh
Calon Gubernur Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa saat menyampaikan orasi politiknya di Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi (Media Center Karolin Gidot)

MELAWI, KILASKALBAR.com – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, Karolin Margret Natasa mengatakan dirinya bersama pasangan calon wakil gubernur Suryadman Gidot akan memperjuangkan penyelesaian infrastruktur jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi. 

“Jalan ini sedang dalam proses alih status dari jalan provinsi menjadi jalan nasional,” kata Karolin dalam orasi politiknya dengan masyarakat Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Rabu (28/3/2018). 

“Makanya kita akan mendorong percepatan alih status ini, agar proses pembangunan jalan ini bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Karolin menambahkan, apabila alih status jalan itu bisa dilakukan, maka pembangunan jalan itu akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan anggaran yang diberikan untuk pembangunanya tentu bisa lebih besar.

“Ini bisa kita lakukan karena saya saat menjadi anggota DPR RI selama dua periode, banyak mengenal pejabat di pemerintah pusat dan ini tentu menjadi modal kita untuk mendapatkan anggaran lebih dari pemerintah pusat, dengan memanfaatkan jaringan yang ada,” uajrnya.

Terkait banyaknya pembangunan infrastruktur yang belum tuntas di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Melawi, Karolin menyatakan dirinya bersama calon wakil Gubernur Kalbar, Suryatman Gidot, siap untuk melanjutkannya.

Pada masa pemerintahan Cornelis-Christiandy, sebut Karolin, memang masih banyak program pembangunan yang belum bisa diselesaikan. 

Untuk itu dirinya mengharapkan dukungan dari masyarakat Melawi dan Kalbar agar bisa memberikan kesempatan kepada dirinya dan Suryatman Gidot untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang ada.

“Waktu 10 tahun kepemimpinan Cornelis di Kalbar sangat singkat, sehingga banyak yang belum bisa diselesaikan dengan kondisi geografis Kalbar yang enam kali besar dari pulau Jawa ini,” kata Karolin.

“Makanya, saya minta dukungan masyarakat agar mendukung saya dan bersama-sama kita melanjutkan program pembangunan yang sudah berjalan ini,” sambungnnya.

Karolin menyatakan, dirinya tidak ingin berjanji terlalu muluk kepada masyarakat, karena dia tidak ingin nantinya ditagih-tagih oleh masyarakat dan dikatakan sebagai penebar janji palu.

“Saya hanya bisa berjaji, jika dipercayakan masyarakat Kalbar menjadi Gubernur, maka saya akan bekerja keras dan sungguh-sungguh dalam melanjutkan pembangunan yang ada,” kata Karolin. 

(Media Center Karolin Gidot)