Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Karolin Siap Kembangkan Usaha Kecil dan Menengah di Kalbar

oleh
Calon Gubernur Kalbar, Karolin Margret Natasa saat mengunjungi salah satu gerai kerajinan dalam rangkaian kampanye dialogis di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu.

KAPUAS HULU, KILASKALBAR.com – Calon Gubernur Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa mengatakan dirinya siap untuk membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang ada disetiap daerah melalui program kemitraan dan implementasi e-comerrce

“Dari beberapa kunjungan ke pelaku UMKM yang ada disejumlah daerah di Kalbar, seperti di Kapuas Hulu ini, mereka semua memiliki produk yang baik dan berpotensi untuk diekspor. Namun, kendala mereka semua hampir sama, masih lemah di sistem permodalan dan pemasaran,” kata Karolin, saat berkunjung ke salah satu UMKM pengrajin aneka perhiasan di Kecamatan Putusibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (26/3/2018).

Untuk memaksimalkan produk UMKM tersebut, Karolin menyatakan dirinya sudah memiliki sejumlah program untuk pengembangannya. Salah satunya dengan program kemitraan dengan menggandeng sejumlah perbankan yang ada di Kalbar agar bisamembantu akses permodalan.

“Program pembinaan UMKM melalui Dinas dan lembaga terkait lainnya juga akan kita lakukan agar UMKM yang ada di Kalbar ini bisa mendapat pembinaan berkelanjutan dalam mengembangkan produk mereka,” ujar Karolin

Pada kesempatan tersebut, Karolin juga menyarankan agar pelaku UMKM yang ada agar mulai memasarkan produk mereka dengan sistem online.

“Pesatnya perkembangan teknologi digital akhir-akhir ini, membawa dampak positif bagi pertumbuhan bisnis di berbagai sektor. Tterbukti, E-Commerce dapat mengoptimalkan potensi UMKM di seluruh Indonesia, sehingga kita menyarankan kepada setiap UMKM yang ada agar bisa mulai memasarkan produk mereka dengan sistem on line,” ungkapnya.

Menurut calon gubernur nomor urut dua ini, melalui pemanfaatan teknologi, selain memudahkan pemasaran, bertransaksi, maupun pengenalan produk, pemanfaatan teknologi diyakini mampu menghemat beban biaya operasional.

Pemilik galeri Kerawing, Fransiska Mening yang memproduksi aneka kerajinan manik-manik, akar dan uang logam di Kabupaten Kapuas Hulu mengakui dirinya memang masih kesulitan untuk memasarkan produknya.

“Sejauh ini kita bekerjasama dengan pemda dalam memasarkan produk kita, tidak hanya di Kapuas Hulu, tetapi juga kita pasarkan di Sintang. Kami tentu berharap jika ibu Karolin terpilih menjadi Gubernur Kalbar, bisa membantu pengembangan sektor UMKM,” katanya.

Fransiska menambahkan, saat ini setidaknya ada 45 orang yang dilibatkan di galeri yang di kelolanya. Dengan membuat berbagai jenis perhiasan dari beberapa bahan seperti akar, manik-manik, kayu ulin dan uang logam, dirinya berharap kedepan bisa menembus pasar Iternasional.

(Media Center Karolin Gidot)