Gandeng CU, Karolin Berkomitmen Bantu Pengusaha Kecil Dapatkan Modal

oleh

Karolin Margret Natasa bersama pelaku UMKM.

SINTANG, KILASKALBAR.com – Dampak positif dari keberadaan credit union (CU), telah dirasakan sebagian besar masyarakat di Kalbar, khususnya dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Berkampanye dialogis di Kabupaten Sintang, cagub Kalbar nomor urut 2, Karolin Margret Natasa mengharapkan dampak positif itu bisa ditebarkan oleh CU yang ada di setiap daerah di Kalbar untuk memaksimalkan perannya dalam membantu akses permodalan bagi UMKM.

“Selama ini, akses permodalan masih menjadi salah satu kendala dalam pengembangan UMKM yang ada di Kalbar, bahkan ini juga terjadi di seluruh Indonesia. Untuk itu, peran lembaga keuangan seperti perbankan dan CU jelas diperlukan untuk membantu akses permodalan bagi UMKM,” ujarnya di hadapan anggota CU Keling Kumang di Sintang, Selasa (27/3).

Ia mengatakan, satu dari sekian permasalahan yang dihadapi oleh UMKM adalah ketersediaan modal dan sulitnya akses permodalan terhadap lembaga keuangan bank sebagai pemberi kredit modal usaha.

“Akhirnya, banyak para pelaku UMKM mendapatkan kredit modal usaha dari bank keliling atau dari para pelepas uang dengan tingkat suku bunga yang tingggi dan memberatkan. Untuk itu kita harapkan CU ke depan bisa membantu UMKM kita agar bisa mudah mendapatkan akses permodalan,” terang dia.

Di Indonesia, CU dikenal sebagai koperasi kredit sejak tahun 1970-an dan mempunyai peranan penting dalam hal keuangan, kelembagaan dan sosial. Sebagai lembaga keuangan berbentuk koperasi, dimiliki dan diawasi oleh anggota yang memanfaatkan pelayanannya.

“Makanya, ini menjadi hal yang harus dikembangkan, agar semakin banyak masyarakat kita bisa merasakan manfaat dari keberadaan CU,” tutur Karolin.

Lebih lanjut, jika CU memiliki unit pengembangan masyarakat, Karolin menyatakan, saat dipercaya masyarakat untuk memimpin Kalbar, ia mengharapkan agar CU bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk melatih masyarakat.

“Misalnya ada kegiatan pembinaan untuk penjahit, diharapkan pelatihan itu bisa optimal, sehingga selain membantu pemibayaan, CU juga bisa memaksimalkan potensi usaha masyarakat,” pungkasnya. (qrf)