Warga Pontianak Keluhkan Tiang Listrik di Bahu Jalan, Karolin : Kepala Daerah Harus Berkomunikasi dengan PLN

oleh -1.293 views
Karolin berdialog persoalan kota dengan warga Pontianak, Rabu (25/4/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Keberadaan tiang listrik yang terpancang di bahu jalan di sejumlah titik di Kota Pontianak, membuat warga khususnya pengguna jalan resah.

Jelas saja, di saat malam terlebih lagi di jalan yang minim penerangan, tiang listrik di bahu jalan akan sangat berbahaya bagi penggunaan jalan.

“Kami ndak ngerti, kok bisa tiang listrik itu ndak dipindahkan, ini membahayakan. Coba ibu lihat di depan kita saja, itu jelas tiang listriknya hampir masuk dua meter ke tengah ruas jalan,” ujar Budi Karya saat menghadiri kampanye dialogis Cagub Karolin Margret Natasa di Jalan DR Wahidin, Pontianak, Rabu (25/4/2018) malam.

Selain di Jalan DR Wahidin, tiang listrik terpancang di bahu jalan juga ditemukan di Jalan Tabrani Ahmad dan Sungai Raya Dalam, Pontianak. Keberadaan tiang di bahu jalan akibat proyek pelebaran jalan di Kota Pontianak, di mana tiang dibiarkan begitu saja sampai pelebaran selesai dikerjakan tidak dilakukan pemindahan.

Menanggapi hal itu, Karolin mengatakan bahwa persoalan tersebut tidak akan terjadi jika pelebaran jalan oleh Pemkot direncanakan dengan matang. Tentu saja ini tergantung kepada kepala daerahnya, apakah sudah merencanakan dengan baik.

“Kita akan lebarkan jalan, ya tentu kita buat perencanaannya. Jika memang ada jaringan listrik, maka kepala daerah harus berkomunikasi dengan PLN. Bagaimana upaya PLN memindahkan tiang-tiang listrik itu. Kalo tidak dibicarakan ya kaya gitulah akhirnya,” ujarnya.

Karolin menuturkan, permasalahan yang listrik tersebut akan segera ia selesaikan melalui jejaring politiknya di anggota dewan.

“Kita punya anggota DPRD, inilah kelebihan kita. Kawan-kawan di DPRD bisa memberikan tekanan kepada Pemerintah Kota, agar segera menuntaskan masalah yang dikeluhkan warga,” pungkasnya. (qrf)