Visi Misi Edi-Bahasan: Perbanyak Beasiswa

oleh -2.245 views
Paslon nomor urut dua, Edi-Bahasan.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Calon Wali Kota Pontianak nomor urut dua, Edi Kamtono mengatakan Kota Pontianak sudah mempunyai RPJP selama 20 tahun, sejak 2005 sampai 2025. Dan saat ini memasuki RPJM kedua.

“Kedepan Kota Pontianak tahun 2018-2023 akan melaksanakan RPJM ketiga dan keempat. Dan pasangan nomor urut dua, saya dan Bahasan mempunyai visi, Pontianak kota khatulistiwa berwawasan lingkungan yang cerdas dan bermartabat,” ujarnya saat menyampaikan visi misi dan program kerja di acara debat kandidat Pilkada Pontianak di Hotel Aston Pontianak, Selasa (19/6/2018) malam.

Edi menjelaskan, untuk menunjang visi ini, paslon nomor dua memiliki misi, pertama mewujudkan SDM sehat, berkualitas, dan berbudaya.

“Tentunya program unggulan kita adalah dengan mewajibkan anak sekolah 12 tahun, kita usahakan gratis, kita perbanyak beasiswa, dan kita bantu pendidikan-pendidikan non formal yang ada di Kota Pontianak. Mulai juga kita meningkatkan bidang kesehatan yaitu dengan kesehatan gratis, yaitu mulai dari puskesmas dengan menjemput pasien, dan juga kita menjadikan kesehatan yang berkualitas dan kita akan membangun rumah sakit di Pontianak Utara,” terangnya.

Visi kedua, Edi-Bahasan berkomitmen meciptakan infrastruktur perkotaan yang berkualitas dan representatif.

“Di sini kita akan mempercepat duplikasi Jembatan Landak dan Jembatan Kapuas I paralel. Usahakan membuat jalan, jembatan dari (Jalan) Bardan Hadi ke Siantan, dan membuat jalur penyeberangan feri di Batulayang. Karena kita akan menuntaskan jalan paralel,” katanya.

Selanjutnya, ucap Edi, apabila terpilih memimpin Kota Pontianak, dirinya bersama Bahasan akan memantapkan seluruh jalan lingkungan dan jalan gang selama satu tahun, maksimal dua tahun.

“Ada 4200 jalan gang yang sekarang sudah mantap 3500,” bebernya.

“Kita akan menseratuspersenkan layanan air bersih dengan juga membuat produk air minum Kota Pontianak. Kita akan mengatasi sabitasi, dan kita mengentaskan kemiskinan dengan bedah rumah dan bedah sanitasi WC-nya. Kita akan menyelesaikan masalah penglolaan sampah,” timpal Edi.

Edi menuturkan, misi ketiganya yaitu mewujudkan kota yang cerdas, meningkatkan pelayanan dan meningkatkan partisipasi masyarakat. (qrf)