Pangdam dan Kapolda Cek Kesiapan Pilkada Serentak 2018

oleh -1.861 views
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat memberikan arahan.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi dan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono menggelar tatap muka bersama Ketua KPU dan Bawaslu Kalimantan Barat, tokoh adat, agama, dan masyarakat di Gedung Pontianak Convention Center (PCC), Jalan Sultan Abdurahman, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (20/6/2018).

Turut hadir pada acara, di antaranya Kasdam XII/Tanjungpura, Wakapolda Kalimantan Barat, Danrem 121/Abw, Dandim 1207/BS, Asintel Kasdam XII/Tanjungpura serta Pejabat Utama Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. Tatap muka tersebut juga, menghadirkan para Prajurit Kodam XII/Tanjungpura dan Anggota Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Kotamadya Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

Pangdam XII/Tpr menjelaskan, kegiatan pengecekan pengamanan Pilkada ini adalah yang ketiga kalinya, sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Sintang dan Kotamadya Singkawang, tujuannya adalah untuk meyakinkan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah Kalimantan Barat sudah dipersiapkan dengan baik.

“Kesuksesan Pilkada mendatang tentunya berada pada sinergitas dari tiga unsur yaitu Pelaksana, Pengaman dan Pengawas, untuk itu sinergitas menjadi hal yang penting. Kepada unsur pengamanan khususnya, TNI menugaskan perbantuan kepada Polres dan Polsek, diharapkan tidak ada keraguan dilapangan dalam melaksanakan perbantuan pengamanan Pilkada nanti,” kata Pangdam XII/Tanjungpura.

Lanjut Pangdam XII/Tanjungpura menjelaskan terhadap semua unsur yang terlibat untuk selalu professional dalam melaksanakan pengamanan Pilkada, kemudian memetakan kerawanan-kerawanan yang mungkin terjadi serta tindakan apa yang perlu dilakukan dan apabila perlu dilatihkan sehingga tidak terdadak pada saat menghadapi kerawanan yang mungkin terjadi.

Selain itu, Pangdam menegaskan agar semua komponen saling menjaga netralitas.

“Jangan mencederai sesuatu yang sudah dibangun oleh TNI dan Polri sedemikian rupa kemudian dicederai karena tidak netral,” pesan Pangdam dengan tegas.

Sementara itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menyampaikan, bahwa pihaknya bersama TNI telah melakukan berbagai kesiapan dalam rangka menjaga keamanan Pilkada serentak 2018.

“Dari pihak Kepolisian dan TNI sudah melakukan upaya untuk menjaga keamanan di Pilkada mulai dari simulasi keamananPilkada sampai tahapan-tahapan Pilkada,” ujarnya.

Jumlah TPS yang begitu banyak, Kapolda berharap agar koordinasi antara pihak kepolisian dan penyelenggara Pemilu terus dibangun. Supaya nantinya di setiap TPS bisa dipastikan ada anggota kepolisian yang ikut menjaga keamanan.

“Koordinasikan dengan baik, setiap TPS harus ada anggota satu atau dua karena TPS kita pada pilkada ini banyak agar merata,” katanya.

Kapolda meminta kepada seluruh komponen baik dari tingkatan tertinggi hingga terbawah agar menyamankan persepi untuk menciptakan Pilkada yang aman, lancar dan tidak ada kecurangan.

“Mari kita sukseskan Pilkada tahun ini. Mari ubah dari kata rawan menjadi aman agar dapat menjadi contoh wilayah Kalbar ini di 33 provinsi lain agar investor-investor masuk dan dapat membangun wilayah Kalbar” tutup Kapolda Didi. (*/qrf)