KPU Umumkan Hasil Verifikasi Faktual, 5 Bacalon DPD Tidak Memenuhi Syarat

oleh -2.359 views
Rapat pleno terbuka, rekapitulasi hasil akhir verifikasi faktual (verfak) dukungan bakal calon perseorangan anggota DPD daerah pemilihan (dapil) Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, Sabtu (18/8/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar mengumumkan rekapitulasi hasil akhir verifikasi faktual (verfak) dukungan bakal calon perseorangan anggota DPD daerah pemilihan (dapil) Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, Sabtu (18/8/2018).

Dari 26 bacalon anggota DPD, sebanyak lima bacalon dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) lantaran syarat dukungan memenuhi syarat minimal, yakni 2.000 dukungan KTP-el yang tersebar paling sedikit di tujuh daerah dari 14 kabupaten/kota di Kalbar.

Berikut 26 nama bacalon anggota DPD dan masing-masing jumlah dukungannya:

1. Abdul Fazri, jumlah dukungan 2.509
2. Adi Supriadi, jumlah dukungan 915 (TMS)
3. Beni Sulastiyo, jumlah dukungan 2.078
4. Dr HM Doing, jumlah dukungan 1.924 (TMS)
5. Ikke Wisaksono, jumlah dukungan 2.202
6. Khalilah, jumlah dukungan 2.550
7. Oesman Sapta, jumlah dukungan 2.133
8. Chrisrtiandy Sanjaya, jumlah dukungan 2.967
9. Abdul Rahmi, jumlah dukungan 2.031
10. Suronto, jumlah dukungan 2.305
11. Sukiryanto, jumlah dukungan 3.033
12. Erlinawati, jumlah dukungan 2.155
13. Glorio Sanen, jumlah dukungan 2.433
14. Amri Kalam, jumlah dukungan 2.118
15. Edi Satria, jumlah dukungan 993 (TMS)
16. Muhammad Saleh, jumlah dukungan 2.671
17. Rubaeti Erlita, jumlah dukungan 2.432
18. Joseph Odillo Oendoen, jumlah dukungan 2.298
19. Khu Ju Mian, jumlah dukungan 462 (TMS)
20. Maria Goreti, jumlah dukungan 2.533
21. Muhammad Isa, jumlah dukungan 2.301
22. Mujilastuti, jumlah dukungan 2.274
23. NCH Saiyan, jumlah dukungan 2.031
24. Nasri Alisan, jumlah dukungan 856 (TMS)
25. Samion H.AR, jumlah dukungan 2.121
26. Yudi Aldiansyah, jumlah dukungan 2.098.

Rekapitulasi hasil akhir verfak dibacakan langsung oleh Ketua KPU Kalbar, Ramdan. Dalam rapat pleno terbuka, hadir sejumlah bacalon ataupun LO bacalon, dan Bawaslu Kalbar. (qrf)