Partai Demokrat Target Tambah Kursi di Kalbar, Gidot: Cukuplah Untuk Calon Gubernur

oleh -2.986 views
Ketua DPD Partai Demokrat, Suryadman Gidot menyerahkan berkas bacaleg ke Ketua KPU Kalbar, Ramdan, di Kantor KPU. Penyerahan berkas ini disaksikan oleh pihak Bawaslu Kalbar, Selasa (17/7/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – DPD Partai Demokrat Provinsi Kalbar menyerahkan daftar nama bakal calon legislatif (bacaleg) untuk bertarung pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 tingkat provinsi ke KPU Kalbar, Selasa (17/7/2018).

Partai Demokrat menargetkan tambahan kursi di DPRD Provinsi pada Pileg 2019 mendatang. Periode 2014-2019, Partai Demokrat memiliki sembilan kursi di DPRD Kalbar.

“Kalau sekarang kita sembilan kursi harapannya di 2019 nanti, setidaknya kita targetkan cukuplah untuk calon gubernur tahun 2023,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar, Suryadman Gidot.

Membawa dokumen lengkap, Partai Demokrat mendaftarkan 65 bacalegnya ke KPU Kalbar di Jalan Subarkah Nomor 1, Pontianak sekitar pukul 10.40 WIB. Daftar bacaleg tersebut tersebar di delapan daerah pemilihan (dapil) di Kalbar dan memuat kuota 30 persen keterwakilan perempuan.

“Sesuai jumlah DPRD Provinsi, jadi ada 65. Ada delapan dapil, jadi semua sudah kita serahkan berkasnya. Perempuan 30 persen pun sudah kita serahkan dan terpenuhi. Harapannya semua tidak ada masalah,” katanya.

Mendaftar di hari terakhir masa penyerahan dokumen, Bupati Bengkayang ini mengungkapkan, sesuai instruksi pimpinan pusat.

“Kami Partai Demokrat memang diinstruksikan hari jam 10 serentak seluruh Indonesia,” ucapnya.

Terkait persyaratan bacaleg yang telah diserahkan, Gidot menjelaskan, apabila secara keseluruhan dokumen lengkap. Apabila nanti ada kekurangan, maka segera dilakukan perbaikan.

“Syarat pencalonan sudah. Cuma kita inikan pasti di dalam pemeriksaan berkas kalau memang ada yang perbaikan, kita akan perbaiki,” tuturnya.

Setelah proses penyerahan, dokumen yang telah diterima oleh KPU akan dilakukan proses verifikasi berkas persyaratan. Pendaftaran bacaleg KPU Kalbar resmi ditutup pada Selasa (17/7/2018) pukul 24.00 WIB. (qrf)