Jumlah DPT Kalbar Berkurang 5.744 Pemilih

oleh -2.314 views
Rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT hasil perbaikan di Kantor KPU Provinsi, Pontianak, Jumat (14/9/2018) malam.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Berdasarkan hasil perbaikan, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pemilu 2019 di Kalimantan Barat berkurang. Sebelumnya, DPT Kalbar sebanyak 3.544.582 pemilih. Setelah proses perbaikan menjadi 3.538.838 pemilih.

“Jumlah DPT kita menjadi 3.538.838. Berkurang dari jumlah DPT yang sebelumnya,” ungkap Ketua KPU Kalbar, Ramdan di sela rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT hasil perbaikan di Kantor KPU Provinsi, Pontianak, Jumat (14/9/2018) malam.

Jumlah DPT yang berkurang sebanyak 5.744 pemilih ini merupakan perbaikan DPT potensi ganda yang telah dicermati oleh KPU. Proses pencermatan juga dilakukan oleh KPU di tingkat kabupaten/kota se-Kalbar.

Ramdan menjelaskan, baik KPU, Bawaslu maupun parpol telah melakukan pencermatan terhadap data pemilih potensi ganda. Jumlahnya sekitar 862 ribu.

Hasil tracking KPU, jumlah DPT yang benar-benar ganda identik sebanyak 7.322 pemilih.

“Setelah kita lakukan tracking, ternyata sebesar 7.322 tadi ya, itu yang memang betul-betul setelah dilakukan pencermatan bahwa betul-betul ganda identik dan faktual di lapangan. Dan itu yang memang kami eksekusi,” katanya.

“Data yang 7.322 itu kan dikurangi dengan data pemilih baru, kemudian dengan data yang harus dikurangi. Kemudian itulah menjadi data akhir pengurangan (menjadi 5.744 pemilih) jumlah yang telah kita lakukan pencermatan,” terang Ramdan.

Sementara itu, selebihnya dari 826 ribuan pemilih yang awalnya sebagai data pemilih potensi ganda, pihak KPU tidak melakukan pencoretan. Sebab hasil tracking KPU, sisa data pemilih tersebut memang tunggal.

“Yang selebihnya itu kami pertahankan karena setelah kita cek di DPT kita, memang tunggal dan memang benar ada. Sehingga kita tidak berani melakukan proses pencoretan,” kata Ramdan.

Selanjutnya, hasil keputusan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT hasil perbaikan ini akan disampaikan ke KPU RI.

“Iya (disampaikan ke KPU RI). Nanti kan akam dilakukan rapat pleno di tingkat KPU RI tanggal 16 (September),” ucap Ramdan.

Dalam rapat pleno terbuka, hadir perwakilan KPU kabupaten/kota, parpol tingkat provinsi dan Bawaslu Kalbar. (qrf)