KPU Batasi Kuota Caleg Parpol Maksimal 100 Persen Per Dapil

oleh -1.666 views
Komisioner KPU Kalbar, Erwin Irawan.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan, calon anggota legislatif (caleg) yang diajukan oleh setiap partai politik (parpol) paling banyak 100 persen per daerah pemilihan (dapil).

Penetapan ini berdasarkan 35 Keputusan KPU RI tanggal 4 April 2018 terkait Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dalam Pemilu 2019.

Untuk Kalbar sendiri, kuota maksimal 100 persen caleg yang diajukan oleh parpol tingkat provinsi diatur dalam SK Nomor 283/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Kalbar.

“Batasan per dapil maksimal 100 persen. 100 persen ini telah diatur di dalam Keputusan KPU RI Nomor 283/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018,” ujar Komisioner KPU Kalbar, Erwin Irawan, kepada awak media di Kantor KPU Kalbar, Jalan Subarkah Nomor 1, Pontianak, Rabu (11/7/2018).

Erwin menjelaskan, maksud dari maksimal 100 persen caleg per dapil, yaitu apabila di suatu dapil alokasi kursi sebanyak 8 kursi, maka paling banyak 8 caleg yang bisa diajukan oleh parpol. “100 persen berarti 8 caleg per dapil,” ucapnya.

Pileg 2019 tingkat provinsi di Kalbar memiliki 8 dapil. Dapil Kalbar 1 Kota Pontianak, alokasinya 8 kursi. Kalbar 2 Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya, 11 kursi. Kalbar 3 Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang, 6 kursi. Dapil Kalbar 4 Kabupaten Sambas, 8 kursi.

Untuk Dapil Kalbar 5 Kabupaten Landak, alokasinya 5 kursi. Kalbar 6 Kabupaten Sanggau dan Sekadau, 8 kursi. Kalbar 7 Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu dan Melawi, 11 kursi. Kalbar 8 Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, 8 kursi.

“Jumlahnya keseluruhan untuk kursi di Kalimantan Barat ini ada 65 kursi,” kata Erwin. (qrf)