PDI Perjuangan Kalbar Sambut Baik Jokowi-Ma’ruf Amin

oleh
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Karolin Margret Natasa.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – DPD PDI Perjuangan Kalbar menyambut baik pilihan Joko Widodo (Jokowi) memilih KH Ma’ruf Amin sebagai wakilnya untul maju dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Menurut kami ini merupakan sebuah pilihan yang bijaksana, dan menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tidak seperti yang selama ini selalu dikatakan orang. Bahwa kita menghargai seluruh elemen masyarakat,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP Kalbar, Karolin Margret Natasa di Pontianak, Jumat (10/8/2018).

PDI Perjuangan Kalbar berharap, dengan dipilihnya KH Ma’ruf Amin sebagai capres Jokowi, dapat memberikan peluang yang lebih besar kepada Jokowi dipilih untuk kedua kalinya.

“Kita berharap dengan pak Ma’ruf inikan orang yang sudah sangat senior, pasti sangat bijaksana, mampu melihat segala sesuatu dan berbagai persoalan secara arif dan pasti dapat mempersatukan masyarakat indonesia,” ucapnya.

Jokowi-Ma’ruf Amin telah mendaftar ke KPU RI sebagai pasangan calon capres-cawapres Pilpres 2019, Jumat (10/8/2018). Dengan keputusan itu, di DPD PDI Perjuangan Kalbar akan segera melakukan pertemuan internal partai.

“Sore ini kita segera rapat nanti ada rapat jam 4 (sore tadi) di DPD partai. Yang pertama untuk membahas konsolidasi internal, kemudian yang kedua mengenai caleg-caleg kita yang berpindah partai harus segera kita PAW sebagai anggota DPRD. Ini sebagai bagian dari kita juga untuk memperkuat gerakan kita di grassroot. Dan yang terakhir tentu menyusun berbagai strategi yang akan kita laksanakan dalam pemilihan presiden yang akan datang,” terangnya.

“Arahan khusus nanti akan ada. Tetapi belum, langsung dari Jakarta ya. Biasanya setelah ini akan ada semacam rapat koordinasi di level pimpinan partai yang nanti akan ditindaklanjuti sampai ke bawah,” kata Karolin.

Menindaklanjuti terkait Pilpres, DPD PDI Perjuangan Kalbar akan menggelar rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus). Untuk waktunya, kata Karolin, ma

“Karena harus dipimpin oleh DPP partai, jadi kita menunggu dari DPP partai yang biasanya akan berkeliling se-Indonesia untuk memimpin. Jadi antre dengan daerah lain,”

Karolin menuturkan, untuk ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, masih menunggu surat keputusan (SK) partai koalisi di pusat.

“Kita tunggu SK dari DPP. Karena inikan partai koalisi, sehingga nantinya akan dibahas terlebih dahulu di tingkat nasional baru kemudian kita bisa menyusun di tingkat kabupaten berdasarkan petunjuk teknis yang disampaikan oleh DPP,” tuturnya. (qrf)