Tokoh Agama Tayan Hulu Ini Siap Perjuangkan Karolin-Gidot Menang di Pilgub

oleh -2.070 views
Cagub Karolin Margret Natasa di Sosok, Kecamatan Tahan Hulu, Kabupaten Sanggau, Rabu (9/5/2018), didampingi pemuka agama setempat, Ibrahim Apai (kiri).

SANGGAU, KILASKALBAR.com – Ibrahim Apai, salah satu pemuka agama di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, menyatakan siap memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar nomor urut 2, Karolin-Gidot, pada Pilgub Kalbar 2018.

Ia menilai, Karolin-Gidot merupakan pasangan calon yang paling berkomitmen terhadap pendidikan di Kalbar.

“Kami yakin memilih pasangan nomor 2, karena misinya dalam bidang pendidikan. Karolin mampu mewujudkan misi tersebut karena sudah berpengalaman menjadi pejabat negara. Ini kualitas nasional, bukan lokal. Ditambah pasangannya Pak Gidot yang latar belakangnya sebagai seorang guru, maka tidak salah kami memperjuangkan mereka,” ujar Ibrahim di sela kunjungan Cagub Karolin ke kediamannya di Sosok, Rabu (9/5/2018).

Ia menuturkan, bahwa pendidikan adalah hak bagi semua masyarakat. Ibrahim yang juga seorang pendidik ini, menaruh harapan besar kepada Karolin-Gidot, agar nantinya setiap anak di Kalbar bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.

Sambung Ibrahim, ia tidak ingin pemerintah pilih kasih dalam memberikan peluang setiap anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas, seperti yang terjadi di ibukota, anak-anak kampung dibatasi untuk bersekolah di sana.

“Kami tidak ingin seperti yang terjadi di Kota Pontianak. Anak-anak dari kampung tidak diberikan kesempatan yang sama dengan anak-anak yang ada di kota. Tidak dibatasi dengan kuota seperti yang terjadi. Kita ini sama-sama warga Kalimantan Barat. Anak-anak kami yang di kampung ini juga berhak bersekolah di mana saja sesuai kemampuan kami dan keinginan anak-anak kami,” katanya.

Sebagai muslim yang taat dan mengerti tentang Islam, Ibrahim tidak mempersoalkan calon gubernur dan wakil gubernur yang diperjuangkannya itu berbeda agama dengan dirinya.

“Latar belakang perbedaan agama bukan menjadi alasan kami untuk tidak mendukung Karolin-Gidot. Beliau seorang ibu, kita ini besar dalam asuhan seorang ibu. Meskipun kita punya banyak saudara, ibu kita tidak pernah pilih-pilih kasih kepada anak-anaknya. Kami yakin, Ibu Karolin adalah ibu yang akan memperhatikan semua anak-anaknya,” pungkasnya.

(Mefia Center Karolin-Gidot)