Tim Karolin-Gidot Enggan Tandatangani Hasil Rekapituasi KPU Provinsi

oleh -11.634 views
Lipi, salah satu tim advokasi Karolin-Gidot.

KUBU RAYA, KILASKALBAR.com – Tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Karolin-Gidot, enggan menandatangani hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kalbar 2018 yang dilakukan KPU Kalbar di Qubu Resort, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (8/7/2018).

“Kami putuskan tidak menandatangani hasil rekapitulasi,” ujar Lipi, salah satu tim advokasi Karolin-Gidot kepada awak media di Qubu Resort.

Alasan Tim Karolin-Gidot tidak menandatangani hasil rekapitulasi tingkat provinsi tersebut, lantaran pihaknya banyak menemukan adanya pelanggaran di sejumlah daerah pada Pilkada Kalbar 27 Juni lalu.

“Kami melihat pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh di lapangan itu kami menemukan banyak sekali. Satu di antaranya ada pengubahan. Mereka-mereka (pemilih) tidak mendapat C6. Padahal itukan mesti dikejar. Lalu di mana kantong-kantong kami suara tidak sahkan itu sedikit, tetapi di kantong-kantong lawan kami suara tidak sah itu banyak sekali gitu. Ada apa ini. Bahkan kalau kami melihat ini, suara tidak sah itu luar biasa banyaknya ada 54 ribu, itu terjadi di basis-basis kami nomor 2,” kata Lipi.

Baca juga: Rekapitulasi Final KPU, Midji-Norsan Juara Pilkada Kalbar

Lipi menegaskan, pihaknya akan menempuh jalur hukum. Namun untuk saat ini, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan konsolidasi tim.

“Bentuk perlawanan kami, kami tidak mau kompromi dengan hasil rapat ini. Untuk langkah hukumnya, sedang kami pertimbangkan. Yang jelas kami akan mengambil langkah hukum,” ucapnya.

“Dari sini kita akan konsolidasi internal dan ekseternal,” tutur Lipi. (qrf)