805.192 Pemilih Tidak Gunakan Hak Pilihnya di Pilkada Kalbar

oleh -1.585 views
Hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kalbar 2018 di Qubu Resort, Kubu Raya, Minggu (8/7/2018).

KUBU RAYA, KILASKALBAR.com – Sebanyak 2.588.541 pemilih terdata sebagai suara sah, 54.933 suara tidak sah dalam Pilkada Kalbar 2018. Data ini berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kalbar tingkat provinsi yang diadakan KPU Kalbar di Qubu Resort, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (8/7/2018).

Sementara itu, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kalbar sebanyak 3.448.666 pemilih. Apabila jumlah DPT dikurangi suara sah dan tidak sah, maka ada 805.192 pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya dalam Pilkada Kalbar pada 27 Juni lalu.

“Kalau seandainya ada pemilih yang memang dinyatakan tidak sah atau suara sah, memang mekanismenya dalam proses penggunaan hak pilih memang seperti itu. Artinya maksud saya, terkait dengan penggunaan hak pilih ini memang akan tercatat berapa suara sah dan suara tidak sah,” ujar Ketua KPU Kalbar, Ramdan, usai rapat pleno di Qubu Resort.

Tingginya pemilih Kalbar yang tidak menggunakan hak pilihnya, menjadi catatan bagi KPU. Kendati demikian, KPU Kalbar berkomitmen ke depan akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam ikut menggunakan hak pilihnya pada pemilihan selanjutnya.

“Inikan tetap kami akan dorong juga untuk kepentingan berikutnya Pemilu 2019, artinya kita akan mendorong, memotivasi masyarakat bahwa tetap menggunakan hak pilih dalam setiap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan kepala daerah,” tutur Ramdan.

Pada rapat pleno rekapitulasi, paslon nomor urut 3, Sutarmidji-Ria Norsan, memperoleh suara terbanyak, yakni 1.334.512 suara. Paslon nomor urut 2, Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot, 1.081.878 suara. Sementara nomor urut 1, Milton Crosby-Boyman Harun, memperoleh 172.151 suara. (qrf)

Baca juga: Rekapitulasi Final KPU, Midji-Norsan Juara Pilkada Kalbar