Warga Pontianak Doakan Karolin Jadi Gubernur

oleh -1.899 views
Karolin saat bertemu warga Pontianak.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Warga Kota Pontianak mendoakan Karolin Margret Natasa agar terpilih menjadi gubernur Kalbar periode 2018-2023.

“Saya mendoakan mudah-mudahan ibu Karolin duduk menjadi gubernur Kalbar,” ujar Rahmania, salah satu warga Kecamatan Pontianak Barat, kemarin.

Doa yang sama dipanjatkan puluhan warga Kota Pontianak lainnya yang hadir dalam kampanye dialogis calon gubernur Kalbar nomor urut dua, Karolin, di Kecamatan Pontianak Barat, Kamis (7/6/2018).

Rahmania berharap, apabila nantinya Karolin terpilih memimpin Provinsi Kalbar bersama Suryadman Gidot, maka sektor pendidikan harus diperhatikan.

“Jika ibu terpilih jadi gubernur nantinya, saya ingin ibu memperhatikan masalah pendidikan. Kasihan anak-anak se-Kalbar inikan banyak yang tidak sekolah, atau kekurangan biaya. Biaya masuk SMA itukan mahal,” ujarnya.

Cagub Karolin menyampaikan bahwa dirinya bersama Suryadman Gidot sangat fokus untuk memperhatikan sektor pendidikan di Kalbar. Bahkan, konsep pendidikan berkualitas dengan sekolah unggulan siap untuk diterapakan di semua kabupaten/kota.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mewujudkan sektor pendidikan di Kalbar yang lebih baik, Karolin-Gidot telah memiliki program kerja utama di sektor ini.

Pertama, mendorong terciptanya pendidikan berkualitas dan terakses serta merata. Kedua, meningkatkan IPM Kalbar secara berkesinambungan dan bersinergi.

Ketiga, mendorong optimalisasi manajemen pendidikan dengan akhir kelulusan yang memiliki daya saing tinggi. Keempat, meneruskan dan mengefektifkan program rehabilitasi gedung sekolah.

“Sehingga terbangun fasilitas pendidikan yang memadai dan bermutu dengan memperbaiki dan menambah prasarana fisik sekolah, serta penggunaan teknologi infomatika dalam proses pengajaran yang akan menunjang proses belajar dan mengajar agar lebih efektif dan berkualitas,” terangnya.

Kelima, memastikan alokasi anggaran minimal 20 persen dari APBD setiap tahun sehingga seluruh rencana pemerataan kualitas pendidikan tercapai dalam rangka mengatasi kesenjangan antar kabupaten.

Keenam, mendorong perbaikan kualitas guru agar menjadi pilar pendidikan yang mencerdaskan, mampu menciptakan lingkungan yang inovatif dengan program sertifikasi guru untuk menjaga mutu, juga akan metingkatkan program pendidikan, dan pelatihan bagi para guru termasuk program pendidikan bergelar bagi para guru agar sesuai dengan bidang pelajaran yang diajarkan, dan semakin bermutu dalam memberikan pengajaran pada siswa.

Ketujuh, mendorong perbaikan kesejahteraan guru terutama daerah 3T dengan fasilitas kendaraan dan pemberian tunjangan khusus.

(Media Center Karolin-Gidot)