KPK Minta Masyarakat Laporkan Paslon yang Sembunyikan Harta Kekayaan

oleh -1.399 views
Dian Patria, Koordinator Wilayah Korsupgah untuk Wilayah DKI Jakarta dan Kementerian Lembaga Pusat, saat diwawancara awak media di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Selasa (8/5/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Selain pembekalan untuk para pasangan calon (paslon) Pilkada serentak di Kalbar guna mendorong terbangunnya perilaku antikorupsi dan pencegahan korupsi paslon kepala daerah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) masing-masing paslon yang telah diserahkan ke PPLHKPN KPK.

Perwakilan dari KPK, Koordinator Wilayah Korsupgah untuk Wilayah DKI dan Kementerian Lembaga Pusat, Dian Patria mengatakan, pengumuman LHKPN ini bertujuan agar masyarakat mengetahui sejauh mana paslon secara jujur dan berintegritas melaporkan harta kekayaan yang dimiliki.

“Tujuannya untuk para calon kepala daerah adalah untuk sarana pengendalian internal, karena setiap perubahan hartanya harus dilaporkan setiap tahun dan dapat diawasi oleh masyarakat,” ujarnya di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Selasa (8/5/2018).

Baca juga: Cuma Sutarmidji Cagub yang Tak Hadir di Pembekalan KPK

Menurut Dian, bagi masyarakat, pengumuman ini bisa menjadi salah satu penilaian untuk menentukan calon kepala daerah. KPK berharap, masyarakat terlibat aktif memantau ketaatan setiap paslon dalam melaporkan harta kekayaan yang dimiliki.

“KPK mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat untuk memantau ketaatan para calon kepala daerah dalam mengumumkan kekayaannya,” katanya.

“Masyarakat juga diharapkan melaporkan ke KPK jika ditemukan adanya harta calon kepala daerah yang tidak dilaporkan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (qrf)