Cuma Sutarmidji Cagub yang Tak Hadir di Pembekalan KPK

oleh -2.371 views
Dian Patria, Koordinator Wilayah Korsupgah untuk Wilayah DKI Jakarta dan Kementerian Lembaga Pusat, saat diwawancara awak media di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Selasa (8/5/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Dari tiga calon gubernur dalam Pilgub Kalbar 2018, hanya Sutarmidji yang tidak hadir pada kegiatan pembekalan para paslon Pilkada serentak 2018 Kalbar yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Selasa (8/5/2018).

Tidak diketahui jelas alasan Sutarmidji tidak datang, akan tetapi paslon nomor urut 3 ini dihadiri calon wakil gubernur, Tia Norsan.

KPK menggelar program Pilkada berintegritas di Pontianak. Dalam program ini, KPK menggelar dua kegiatan sekaligus, pembekalan untuk para paslon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada serentak Juni mendatang, dan deklarasi terkait laporan harta kekayaan yang dimiliki paslon.

Baca juga: KPK Ajak Publik Selektif Memilih Kepala Daerah

KPK akan Umumkan Laporan Harta Kekayaan Paslon

“Pembekalan ini bisa jadi awal upaya pencegahan korupsi oleh kepala daerah, KPK pasti akan melakukan upaya lanjutan termasuk pengawasan untuk menghentikan korupsi,” kata Dian Patria, Koordinator Wilayah Korsupgah untuk Wilayah DKI Jakarta dan Kementerian Lembaga Pusat.

Kegiatan ini diikuti oleh 18 paslon kepala daerah di Provinsi Kalbar, yaitu 3 paslon Pilgub dan 15 paslon di lima kabupaten/kota.

Dian melanjutkan, pembekalan dilakukan lantaran KPK mencatat terdapat 14 gubernur dan 74 wali kota/bupati dan wakil terjerat kasus korupsi.

Berdasarkan kasus tindak pidana korupsi tersebut, KPK telah memetakan setidaknya sembilan titik rawan korupsi di pemerintah daerah. (qrf)