Calon Kepala Daerah Tak Hadir Pembekalan KPK, Ketum DPP LAKI : Manusia Mana yang Tidak Sibuk

oleh -2.522 views
Ketua Umum DPP LAKI Burhanuddin Abdullah.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), sangat menyayangkan ketidakhadiran calon kepala daerah di Pilkada serentak se-Kalbar, pada undangan pembekalan para calon yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Selasa (8/5/2018).

Bahkan, DPP LAKI menilai, calon kepala daerah yang tidak hadir dalam kegiatan penting tersebut, mempertanyakan komitmen calon kepala daerah dalam pemberantasan praktik korupsi apabila terpilih nantinya.

“Kalau diundang saja misalnya tidak hadir, kita ragu komitmennya untuk memberantas korupsi di Kalbar,” tegas Ketum DPP LAKI, Burhanuddin Abdullah, kepada awak media usai menghadiri kegiatan KPK.

Jika ada calon kepala daerah yang tidak hadir karena alasan sibuk, Burhan mengatakan, bahwa semua orang memiliki kesibukan. Tergantung orang itu sendiri, apakah bisa meluangkan waktu untuk kegiatan-kegiatan penting.

“Manusia mana yang tidak sibuk. Kalau kita bicara soal jadwal padat, jadwal mana yang tidak punya jadwal. Kita buktikan, masih banyak calon-calon yang hadir,” katanya.

Baca juga: DPP LAKI Ragukan Komitmen Paslon Tidak Hadir di Pembekalan KPK

Dari pantauan, calon kepala daerah yang tidak hadir, yakni Cagub Kalbar Sutarmidji, Paslon Pilkwo Pontianak Satarudin-Alpian, Cawako Pontianak Edi Kamtono, dan Paslon Pilbup Kubu Raya Muda Mahendrawan-Sujiwo.

Selain pembekalan, KPK juga mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) masing-masing calon. KPK merinci setiap harta kekayaan yang dimiliki calon yang telah diserahkan ke PPLHKPN KPK.

Di samping itu juga, sekaligus KPK menggelar deklarasi seluruh pasangan calon terhadap harta kekayaan yang telah dilaporkan, apakah telah sesuai dan disampaikan secara jujur.

“Komitmen anti korupsi kita perlihatkan kepada rakyat, bahwa hari ini kan (red, Selasa) deklarasi. Kita punya harga berapa hari ini. Hari ini kan diumumkan oleh KPK sehingga masyarakat tahu,” kata Burhan.

“Berarti kita punya semangat untuk memberikan informasi kepada rakyat bahwa saya punya kekayaan segini. Dan kami siap untuk memberantas korupsi di sini. Itu lho, komitmen itu yang diharapkan rakyat” pungkasnya. (qrf)