Sependapat dengan Jokowi, ini Strategi Sutarmidji dalam Percepatan Listrik di Kalbar

oleh
Pasangan calon nomor urut 3, Sutarmidji dan Ria Norsan saat memaparkan visi misi dalam debat publik tahap pertama yang diselenggarakan KPU di Hotel Kapuas Palace, Pontianak (7/4/2018)

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Pasangan calon (paslon) gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 3, Sutarmidji dan Ria Norsan menyatakan sependapat dengan program Presiden Joko Widodo yang ingin merealisasikan ketersediaan listrik sekitar 35 ribu Mega Watt.

Dalam pemaparannya, Sutarmidji  menegaskan bahwa ketersediaan listrik sangat vital karena, karena menguasai hajat hidup orang banyak.

Selain itu, ketersediaan listrik, sebut Sutarmidji juga mempengaruhi daya saing sebuah daerah.

Baca Juga : Jadi Gubernur, ini Program Prioritas Sutarmidji-Ria Norsan

Hal tersebut diungkapkan Sutarmidji saat menjawab pertanyaan dari moderator debat publik terkait strategi paslon nomor urut 3 dalam mempercepat sambungan listrik pada masyarakat.

“Tanpa listrik yang memadai maka daya saing akan rendah,” ujar Sutarmidji dalam debat publik yang diselenggarakan KPU Kalbar di Hotel Kapuas Palace, Pontianak, Sabtu (7/4/2018) malam.

“Marena banyak industri yang menggunakan genset atau diesel yang biasanya mahal dan (sehingga) barang yang dihasilkan juga mahal,” katanya.

Baca Juga : Saling Serang, Ria Norsan Sebut Milton Gagal Wujudkan Pemekaran Kapuas Raya

Untuk itu, Sutarmidji mendorong penggunaan energi tenaga surya untuk pembangkit listrik di daerah pelosok.

Berdasarkan data yang ada, ujar  Sutarmidji, pabrik kelapa sawit yang ada di Kalbar surplus 6,5 persen energi listrik dari hasil pengelolaan mereka sendiri.

Baca Juga : Tanggapi Jawaban Sutarmidji, Karolin : Bapak Baru 9 Hari, Saya 9 Tahun Keliling Kalbar

Oleh karena itu, menurutnya hal tersebut dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang berada di sekitar pabrik.

“Saar ini  ada sekitar 6,5 persen lebih tenaga listrik dari kebun sawit yang mereka kelola sendiri dan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat  sekitarnya,” ujar Sutarmidji.

“Keberadaan sawit juga bermanfaat pada masyarakat,” tambahnya

Untuk itu, apabila terpilih menjadi gubernur, Sutarmidji mempunyai strategi dalam mensinergikan pembangunan  pembangkit  listrik yang saat ini ada yang mangkrak.  Sinergi itu itu dilakukan dengan adanya koordinasi  bersama pemerintah  pusat.

“Listrik harus diselesaikan  dengan secepatnya supaya Kalbar berdaya saing,” ucapnya. (Noy)