Karolin Berharap Debat Kandidat Pilkada Kalbar Disiarkan Televisi Nasional

oleh
Para pasangan calon berfoto bersama usai gladi bersih jelang debat publik di Hotel Kapuas Palace (7/4/2018)

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Menjelang pelaksanaan debat kandidat tahap pertama yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat, calon gubernur Karolin Margret Natasa berharap bisa disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi nasional.

“Harapan saya sebenarnya berharap pelaksanaan debat ini bisa disiarkan oleh televisi nasional,” ujar Karolin saat mengikuti gladi bersih persiapan debat di Hotel Kapuas Palace, Sabtu (7/4/2018) pagi.

Hal tersebut, menurut calon nomor urut 2 ini, bukan hanya untuk kepentingan paslon yang akan bertarung dalam pilkada Kalbar, tapi juga untuk kedepannya, siapapun yang terpilih harus mampu membawa persolan di Kalbar ini jadi isu nasional.

“Harapanya saya bias membawa isu dan permasalahan yang ada di Kalbar ini bias menjadi isu nasional,” ujarnya.

Baca Juga : Jangan Lewatkan, Debat Publik Calon Gubernur Kalbar di Ruai TV

Menurut Karolin, apa yang diharapkannya terebut tidak hanya menyagkut target pemirsa yang akan menyaksikan siaran langsung debat tersebut.

Namun isu Kalbar ini, sebut Karolin, bisa dibawa ke ranah nasional karena berdasarkan pengalaman membuktikan, tanpa adanya keselarasan antara pembangunan pusat dan daerah, pembangunan tidak akan berjalan secara maksimal.

“Sehingga kita tidak bisa membangun secara maksimal apalagi di Kalbar ini kan ada perbatasan, proyek strategis nasional yang memerlukan kerjasama yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” terangnya.

Terkait persiapan menjelang debat, Karolin menyebutkan ia bersama pasangannya Suryadman Gidot sudah mempersiapkan semuanya, karena mereka memang telah dilatih dan didik sejak di partai politik masing-masing.

“Kita sudah dilatih dididik di partai masing-masing sebagai kader partai yang selalu membahas hal yang berkaitan dengan program serta persoalan yang ada di Kalbar. Jadi sudah sangat paham,” kata Karolin.

Terlebih, pasangannya Suryadman Gidot menurutnya merupakan seorang bupati yang unik, karena karakter wilayah yang dipimpin punya wilayah perbatasan, pesisir dan pedalaman.

“Maka saya kira kami sudah menguasai semua persoalan di Kalbar dan mudah-mudahan bisa menawarkan alternatif solusi, dan dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut,” katanya

Kegiatan gladi bersih yang dilaksanakan KPU itu hanya dihadiri oleh dua pasang calon, yaitu pasangan calon nomor urut 2 Karolin-Gidot dan pasangan nomor urut 3 Sutramidji-RiaNorsan.

Sedangkan pasangan nomor urut 1, Milton-Boyman tak tampak menghadiri kegiatan gladi bersih tersebut. (Noy)