Maklumat Jokowi-Cak Imin Berpasangan di Pilpres dari Bumi Khatulistiwa

oleh -1.673 views
Abu Mas'ud menyerakan Maklumat JOIN Kalbar ke Ketua Dewan Syuro DPW PKB Kalbar, Habib Abdullah Ridho didamping Ketua DPW PKB Kalbar, Mulyadi Tawik untuk selanjutnya diserahkan ke DPP PKB.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Relawan Jokowi-Cak Imin (JOIN) Kalbar mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar untuk menjadi calon wakil presiden Joko Widodo di Warunk Upnormal, Jalan Gajah Mada Pontianak, Senin (6/8/2018) malam.

Pada acara yang dihadiri ratusan simpatisan, kader, pengurus dan caleg PKB ini, Relawan JOIN menyatakan siap mendukung dan memenangkan Jokowi-Cak Imin sebagai pasangan capres dan cawapres 2019-2024, melalui pembacaan maklumat JOIN Kalbar.

“Mendukung penuh pasangan Joko Widodo-Muhaimin Iskandar sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Presiden 2019. Siap memenangkan pasangan Joko Widodo-Muhaimin Iskandar sebagai Presiden dan wakil Presiden Indonesia Periode 2019-2024,” kata Abu Mas’ud membacakan maklumat.

JOIN Kalbar menilai, Abdul Muhaimin Iskandar merupakan salah seorang politisi dan aktivis yang sangat peduli terhadap budaya dan perjuangan demokrasi melawan otoritarianisme dan sentralisasi. Tokoh muda yang akrab disapa Cak Imin merupakan politisi senior dan aktivis yang menjabat sebagai anggota DPR RI selama tiga periode, menunjukkan Cak Imin mendapat kepercayaan oleh konstituennya dan menjadi penyambung lidah rakyat.

“Dia sangat aktif sejak menjadi mahasiswa, berbagai posisi penting dalam pemerintahan di negeri ini sudah pernah diembannya, dari Wakil Ketua DPR RI, Menteri, hingga sekarang mengemban amanah Wakil Ketua MPR RI dan disemua posisi tersebut selalu menelurkan berbagai kebijakan pro rakyat, sungguh merupakan sosok negarawan muda yang layak meneruskan estafet kepemimpinan di negeri ini,” ujar Abu.

Abu menuturkan, proses demokrasi selalu melahirkan pemimpin baru, namun dari berbagai momentum politik yang terjadi di negeri ini, kaum muda yang lahir dari proses reformasi belum mendapatkan ruang utama memegang kepemimpinan kunci.

“Sehingga tawaran sosok Cak Imin sangat logis dan realistis dalam menjawab tantangan kebutuhan kepemimpinan muda untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa kekinian. Cak Imin menjadi sosok negarawan muda ideal yang mampu menjawab kebutuhan kepemimpinan masa kini. Kiprah Cak Imin tak tergantikan dan pengalamannya adalah modal dasar dalam menjalankan roda pemerintahan Republik Indonesia,” ucapnya.

“Tak salah jika Joko Widodo mengambil Cak Imin sebagai calon wakil presidennya dengan latar belakang pengalaman yang sangat banyak dalam mengelola organisasi sosial, politik hingga pemerintahan. Mengingat Nawacita Jokowi adalah kebutuhan kekinian untuk menjawab berbagai persoalan Bangsa dan Cak Imin lah figur yang tepat untuk mendampinginya dan menuntaskan program kerja yang sudah dirancang pada periode kedua kepemimpinan Jokowi,” tuturnya. (qrf)