Pemuda Pecinta Kopi Deklarasi Dukungan untuk Cak Imin Wapres

oleh -1.771 views
Deklarasi Pemuda Pecinta Kopi (PPK) untuk Muhaimin Iskandar.

KUBU RAYA, KILASKALBAR.com – Kelompok pemuda yang mengatasnamakan relawan Pemuda Pecinta Kopi (PPK) Kalimantan Barat, mendeklarasikan dukungan untuk Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pusat, Muhaimin Iskandar maju di Pilpres 2019 sebagai wakil presiden.

Deklarasi yang diadakan di Cafe 777, Jalan Alianyang Kabupaten Kubu Raya itu, dihadiri Mulyadi Tawiek, Ketua DPW PKB Kalbar dan puluhan relawan dari kalangan pemuda Kalbar.

“Pesan dalam deklarasi menyatakan kami siap memperjuangkan dan memenangkan Bapak Muhaimin Iskandar sebagai Calon Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 dengan cara yang adil, beradab dan bermartabat,” kata inisiator PPK, Mustain Billah, Selasa (5/6/2018).

Mustain mengatakan Indonesia membutuhkan karakter kepemimpinan muda, tegas dan mementingkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi serta dapat mengakomodir kepentingan pemuda yang menjadi dominasi di tingkatan umur penduduk di negeri ini.

Menurutnya, Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, sangat dekat dengan kaum muda sehingga sangat cocok dijadikan inspirasi generasi saat ini.

Terlebih lagi dunia kalangan pemuda identik dengan nongrong sedari diskusi di warung kopi atau pun kafe. Sehingga sangat diperlukan pemimpin yang bisa mengerti dan dapat mengimbangi fenomena zaman sekarang.

“Nongrong bukan berarti melakukan hal yang negatif ya, tetapi juga banyak mereka yang tujuannya sambil diskusi, baik yang pelajar maupun yang mahasiswa, Cak Imin sudah berhasil meletakkan posisi yang sangat masif saat dia mengawali karirnya” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Cak Imin merupakan mantan Ketua Umum Pergerakatan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada 1994-1997 sebelum terpilih menjadi anggota DPR RI tahun 1999.

Tokoh politik yang muncer setelah reformasi ini mempunyai pengalaman di organisasi kepemudaan, dan namanya makin meroket setelah menjadi Ketua Umum PKB sampai saat ini. Ia pernah menjadi wakil ketua DPR RI tahun 2004-2009 serta menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014. (qrf)