Kompak, Tim Koalisi Karolin-Gidot Target 90 Persen Perolehan Suara di Landak

oleh

Karolin-Gidot bersama tim pemenangan di Ngabang, Kabupaten Landak, Jumat (6/4/2018). Sumber: Media Center Karolin-Gidot

LANDAK, KILASKALBAR.com – Gabungan parpol pengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, kompak menggerakan mesin partai untuk memenangkan Pilgub 2018. Koalisi parpol yang didukung barisan relawan ini menargetkan 90 persen perolehan suara untuk kemenangan Karolin-Gidot di Kabupaten Landak.

“Kami sudah lakukan beberapa kali pertemuan dengan partai koalisi dan tim pemenangan Karolin-Gidot di Landak, dan kami akan selalu kompak untuk memenangkan pasangan Karolin-Gidot,” kata Ketua Tim Pemenangan pasangan Karolin-Gidot Kabupaten Landak, Cyrillus di Ngabang, Jumat (6/4/2018).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Landak itu juga menyatakan akan menjaga benteng pertahanan pasangan Karolin-Gidot di Landak, agar bisa memenangkan pasangan itu secara mutlak.

“Target kita, pasangan Karolin-Gidot bisa menang 90 persen di Landak. Makanya, untuk mewujudkan hal itu, kita akan selalu meningkatkan koordinasi dan selalu kompak dalam memenangkan pesta demokrasi Kalbar,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPC Partai Demokrat Landak, Frans Adisius mengatakan, setelah Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan, pihaknya siap memenangkan untuk di Kabupaten Landak.

Namun kata dia, untuk memenangkan pasangan Karolin-Gidot yang diusung oleh PDIP, Demokrat, dan PKPI ini tidak perlu menggunakan strategi yang terlalu berlebihan. Karena cukup dengan menawarkan program dan menjelaskan visi-misi.

“Kenapa tidak perlu strategi berlebihan, karena Karolin-Gidot sudah mengenal dan dikenal luas oleh masyarakat pemilih di Landak,” tuturnya.

Ia menjelaskan, masyarakat juga sudah mengetahui bahwa Karolin pernah dua priode menjadi anggota DPR-RI dan satu priode Bupati Landak. Sementara Gidot, pernah Ketua DPRD Bengkayang, satu priode Wakil Bupati Bengkayang dan dua priode Bupati Bengkayang.

“Dengan pengalaman mereka yang sangat mumpuni didunia politik dan birokrasi, tidaklah sulit mengkampanyekan Karolin-Gidot. Sehingga sebagai partai pengusung, PD, PDIP dan PKPI, harus bersinergi dan tidak terlena dengan hasil survei,” katanya.

Menanggapi hal itu, calon gubernur Karolin berharap tim bergerak menyampaikan visi, misi, dan program kerja kepada masyarakat.

“Kita harapkan tim pemenangan yang dikukuhkan hari ini bisa langsung bekerja, karena kita sudah memasuki masa kampanye selama satu bulan lebih. Maksimalkan waktu yang ada untuk turun ke lapangan,” kata Karolin di Ngabang.

(Media Center Karolin-Gidot)