H-1 Debat Publik Pilgub, KPU Sudah Berkoordinasi ke Berbagai Pihak

oleh
Debat Publik Pilkada Kalbar live di Ruai Tv

Spanduk pengumuman debat publik.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Jelang pelaksanaan debat publik tahap pertama kandidat Pilgub Kalbar 2018 di Hotel Kapuas Palace Pontianak, Sabtu (7/4/2018), KPU Provinsi Kalbar telah melakukan serangkaian persiapan.

Komisioner KPU Provinsi Kalbar, Misrawi mengatakan pihaknya telah melaksanakan sejumlah rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Berkaitan dengan persiapan debat, pertama memang kita sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan tim kampanye masing-masing pasangan calon, termasuk juga sudah menyepakati berapa jumlah masing-masing pasangan calon untuk membawa tim pendukungnya,” ujarnya di Pontianak belum lama ini.

Persiapan lainnya, KPU telah menetapkan tim perumus materi debat. Debat publik tahap pertama mengusung tema meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik.

“Mereka sudah bekerja untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang nanti akan disampaikan oleh moderator yang memimpin jalannya debat. Yang tentu disesuaikan dengan visi (dan) misi masing-masing paslon dan tema debat tahap pertama ini berkaitan dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik,” jelasnya.

Acara debat yang dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB ini, rencananya akan disiarkan secara langsung.

“Kita juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan lembaga penyiaran yang nanti akan menyiarkan secara langsung debat publik di tahap pertama ini di tanggal 7 April 2018, termasuk dengan EO yang nanti akan mengerjakan berkaitan dengan layout ruangan,” kata Misrawi.

Agar pelaksanaan debat publik berjalan sesuai harapan, KPU telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Ini berkaitan dengan keamanan. Seperti apa protap atau mekanisme pengamanannya, ini kita juga sudah koordinasikan dengan pihak kepolisian. Kemudian juga termasuk siapa penanggung jawab masing-masing tim kampanye yang bertanggung jawab untuk mengkoordinir para pendukung yang akan ikut serta dalam kegiatan debat itu,” terangnya.

Ia menuturkan, masing-masing tim dari paslon telah sepakat, pendukung yang boleh dibawa nantinya maksimal 100 orang.

“Kita sudah sepakati masing-masing pendukung itu diperbolehkan membawa 100 orang pendukung untuk setiap pasangan calon. Artinya, ada tiga pasangan calon nomor urut 1, 2, dan 3 artinya ada 300 pendukung yang anti akan ikut dalam kegiatan debat itu selain undangan lainnya,” katanya.

“Yang mesti diperhatikan dalam kegiatan itu terutama pendukung, yang pertama mereka mesti menjaga ketertiban selama pelaksanaan debat,” pungkas dia. (qrf)