Indentifikasi Keinginan Masyarakat Kalbar, Milton Sudah Siapkan Solusinya

oleh

Milton dan Boyman berfoto bersama pengurus DPC Partai Gerindra Kubu Raya, Rabu (4/4/218).

KUBU RAYA, KILASKALBAR.com – Sejak melakukan kegiatan kampanye di berbagai daerah, calon gubernur (cagub) Kalbar Milton Crosby berhasil mengidentifikasi tiga persoalan utama yang diinginkan masyarakat Kalbar agar kedepan dapat diperjuangkan.

“Dari seluruh keliling saya itu, saya lihat yang paling utama diinginkan masyarakat adalah jalan. Jalan yang diminta mereka, dari (tanah) kuning menjadi hitam (aspal). Jembatan dari kayu menjadi baja atau cor,” ujar Milton di usai menghadiri acara pembukaan Rakorcab DPC Partai Gerindra Kubu Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (4/4/2018).

Cagub Kalbar nomor urut 1 berpasangan dengan Boyman Harun ini menyatakan siap menyelesaikan masalah tersebut.

“Saya hanya berjanji kepada mereka, mana jalan-jalan yang menjadi tanggung jawab gubernur, itu tanggung jawab saya, kita akan selesaikan itu nanti. Tapi kalau jalan itu tanggung jawab (pemerintah) kabupaten/kota, tentu kita akan lakukan rapat koordinasi untuk menyelesaikan bagaimana supaya jalan-jalan itu bisa konek baik provinsi dan kabupaten. Kalau itu tanggung jawab nasional atau pusat, saya akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat,” tegasnya.

Keinginan masyarakat Kalbar yang kedua adalah masalah jaringan telekomunikasi. Cagub yang diusung oleh Partai Gerindra dan PAN ini, akan memperjuangkan dimana di seluruh wilayah di Kalbar dibangun tower.

“Permintaan masyarakat kedua yang tidak kalah pentingnya adalah telekomunikasi atau blank spot di seluruh Kalimantan Barat. Saya juga punya program, nanti di seluruh wilayah Kalimantan Barat supaya tower-tower itu dibangun kembali dengan subsidi silang,” katanya.

“Kalau tidak punya listrik, kita minta mereka menggunakan panel untuk supaya 24 jam bisa ditanggung seperti yang ada di (daerah) perbatasan, baik daerah provinsi, daerah pedalaman, mungkin daerah-daerah pulau. Karen seluruh sistem komunikasi kita di Kalimantan Barat kita harapkan 24 jam bisa terkoneksi,” jelas dia.

Sementara keinginan masyarakat yang ketiga adalah mengenai pembangunan ekonomi rakyat.

“Artinya pemberdayaan ekonomi rakyat. Kasarnya bagaiman masyarakat itu bisa bekerja,” ucapnya.

Terkait sektor ini, Milton mengatakan, masyarakat harus mendapatkan kepastian apa yang telah mereka kerjakan.

“Seperti sekarang, harga karet turun, CPO juga kadang-kadang turun naik. Nah bagaimana itu bisa terwujud, tentu kita akan lakukan pertama, kalau karet harus mulai bagaimana meningkatkan kualitas karet kita. Yang kedua, kita harus tahu persis pasarnya ke mana, bagaimana nanti harganya, standarnya bagaimana,” pungkasnya. (qrf)