KPU Siap Gelar Debat Publik Kedua Pilgub Kalbar

oleh -2.023 views
Ist.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalbar akan menggelar debat publik kedua pasangan calon (paslon) Pilgub Kalbar pada Sabtu (5/5/2018) mendatang. Acara ini dilaksanakan Qubu Resort di Jalan Arteri Supadio No.16, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Komisioner KPU Provinsi Kalbar Misrawi mengatakan, berkenaan dengan persiapan, pihaknya telah berkoordinasi baik dengan tiga tim pasangan calon maupun aparat keamanan.

“Dengan tim pasangan calon ini berkaitan dengan berapa jumlah tim pendukung yang bisa dibawa. Masih seperti yang kemarin, itu sebanyak 100 orang masing-masing pendukung (paslon),” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Kantor KPU Provinsi Kalbar, Pontianak, Rabu (2/5/2018).

Misrawi mengatakan, berkenaan dengan segmentasi debat, masih sama jumlahnya dengan debat yang pertama, yaitu enam segmen. Akan tetapi, KPU merubah di setiap segmen di debat kedua ini.

“Perubahan misalnya di saat nanti moderator memberikan pertanyaan pada paslon, nanti paslon yang lain akan memberikan tanggapan atau kritikan, atau misalnya menyampaikan program unggulan berkaitan dengan tema yang ditetapkan,” terang dia.

Di segmen lainnya, masing-masing paslon akan diberikan kesempatan untuk saling bertanya.

“Misalnya paslon nomor urut 1 memberikan pertanyaan kepada paslon nomor urut 2 dan paslon nomor urut 3,” kata dia.

Debat publik kedua ini, mengangkat tema Pembangunan Ramah Lingkungan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.

“Saat ini tim perumus sudah bekerja dan sudah merumuskan pertanyaan-pertanyaan dan tentu disesuaikan dengan tema debat dan visi misi masing-masing pasangan calon,” jelas Misrawi.

Pada debat pertama, disiarkan di stasiun televisi lokal Ruai TV. Di debat yang kedua, KPU juga masih akan menyiarkan secara langsung debat di stasiun televisi lokal, yakni PONTV.

“Moderatornya kita menggunakan moderator dari Jawa Post TV, Risca Andilina,” ujarnya.

Misrawi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan segala hal berkenaan debat publik kedua, termasuk hal-hal yang dianggap perlu penyempurnaan saat debat pertama.

Ia memastikan, debat publik kedua dapat disaksikan seluruh masyarakat Kalbar. Karena PONTV merupakan stasiun televisi lokal bersatelit yang bisa dijangkau oleh pengguna televisi

“Bisa diakses melalui televisi berantena, UHF, kemudian melalui parabola, kemudian juga melalui live streaming (YouTube),” katanya.

Menanggapi adanya keinginan publik agar debat bisa disiarkan di stasiun televisi nasional, Misrawi menjelaskan bahwa dipilihnya stasiun televisi lokal lantaran ada aturan yang mengatur.

“Kenapa kami menggunakan TV lokal, karena memang ada ketentuan di PKPU, kemudian ada surat edaran dari KPI, dalam hal penyiaran debat publik memang iklan kampanye dan debat publik memang kalau dapat diprioritaskan menggunakan lembaga penyiaran daerah,” jelasnya. (qrf)