KPU Resmikan Posko GMHP, Masyarakat Diminta Aktif Mengecek Status Pemilihnya

oleh -1.443 views
Peresmian Posko GMHP di Kantor KPU Kalbar, Senin (1/10/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar meresmikan Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (#GMHP) dalam Pemilu 2019 di Kantor KPU Kalbar, Jalan Subarkah No 1, Pontianak, Senin (1/10/2018).

Acara peresmian ini sekaligus dengan pembentukan Forum Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih (Forkomutarlih). Peresmian dihadiri Disdukcapil, Kemenkumham Kalbar, Kesbangpol, BPS, dan Ketua Bawaslu Kalbar serta peserta Pemilu 2019 yang terdiri dari parpol dan calon anggota DPD RI.

Ketua KPU Kalbar Ramdan mengungkapkan, kegiatan pembentukan Forkomutarlih dan peresmian GMHP ini dilakukan secara serentak se-Indonesia.

“Yaitu tanggal 1 Oktober pada hari ini yang juga bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembentukan Forkomutarlih dan peresmian GMHP ini menindaklanjuti surat KPU RI nomor 1099 tentang penyempurnaan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) 1.

“Ini bagian dari upaya KPU RI untuk memaksimalkan dalam rangka melindungi hak pilih daripada para warga atau masyarakat dalam menggunakan hak pilih untuk pemilu tahun 2019,” terang Ramdan.

Dalam pelaksanaan menindaklanjuti surat KPU RI tersebut, Ramdan menjelaskan, dalam proses penyempurnaan yang dilakukan, pertama meliputi mengeluarkan data pemilih dari DPTHP-1 apabila masih ditemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat.

Pemilih yang tidak memenuhi syarat yang kemudian dikeluarkan dari DPTHP-1, yakni dalam kategori ganda, pemilih belum berusia 17 tahun saat hari pemungutan suara, belum menikah, pemilih yang telah meninggal dunia, dan lain sebagainya.

Yang kedua, sambung Ramdan, proses penyempurnaan dengan memperbaiki elemen data pemilih apabila ditemukan pemilih yang elemen datanya keliru atau belum lengkap.

“Dan yang ketiga, memasukkan data pemilih apabila masih ditemukan pemilih yang belum terdaftar,” sebutnya.

“Makanya salah satu fungsi dari Posko GMHP ini, kita mengimbau kepada seluruh masyarakat se-Indonesia bahkan se-Kalbar juga kita sudah membentuk kawan-kawan di KPU kabupaten/kota juga sudah melakukan hal yang sama pada proses mulai tadi pagi. Maka dalam rangka itu kami berharap kepada kita semua untuk mendorong bersama-sama mengikutsertakan partisipasi aktif kepada warga kita untuk ikut mengecek kembali datanya di posko yang tersedia di KPU kabupaten/kota masing-masing,” jelas Ramdan.

Posko GMHP dimulai 1-28 Oktober 2018. Masyarakat dapat memastikan namanya terdaftar sebagai pemilih di Posko GMHP, dengan mengecek nama dan nomor indik kependudukannya (NIK). Masyarakat juga dapat menyampaikan tanggapan dan masukan ke posko, atau bisa memalui WhatsApp Center di 082252068406.

Pada kesempatan yang sama, KPU bersama Bawaslu, instansi terkait dan peserta pemilu di Kalbar mendeklarasi Gerakan Melindungi Hak Pilih.

Multipihak tersebut menyatakan kesiapan mereka untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil serta berkualitas demi mewujudkan nilai-nilai kebangsaan Indonesia yang berdasarkan Pancasila UUD 1945. Dengan semangat persatuan dan persaudaraan, multipihak ini juga menyatakan siap mendukung penyusunan data pemilih yang berkualitas melalui Forkomutarlih. (qrf)