Seorang Perempuan Mutilasi Ibunya di Gang Landak Pontianak

oleh -2.622 views
Tim Inafis Polresta Pontianak Kota mengevakuasi korban mutilasi dari lokasi kejadian.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Seorang perempuan berinisial Hn (43) yang tinggal di Jalan Tanjungpura, Gang Landak, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kamis (5/6/2018), tega memutilasi ibu kandungnya, Js (80).

Peristiwa yang menggerkan warga setempat itu, terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari warga yang menghubungi, bahwa telah terjadi dugaan pembunuhan.

“Sampai di TKP, kami menemukan memang betul ada jasad seorang wanita, saudari Js, umur 80 tahun, sudah tergeletak tidak bernyawa di lokasi di dapur rumah,” ujarnya kepada awak media di lokasi kejadian.

Ia mengatakan, di tempat terjadinya peristiwa, pihak kepolisian menemukan korban dalam kondisi luka yang sangat parah.

“Korban mengalami luka yang sangat parah pada bagian leher, kedua tangannya dan kaki yang putus akibat benda tajam,” katanya.

“Tersangka yaitu saudari Hn umur 43 tahun, anak kandung korban sendiri. Untuk tersangka saat ini sudah kami amankan di Makosat Reskrim Polresta Pontianak Kota,” ucap Kasat Reskrim.

Dari keterangan pihak keluarga, kata Kompol Husni, Hn tega memutilasi sang ibu karena mengalami gangguan jiwa.

“Untuk saat ini dari keluarga korban menyampaikan bahwa pelaku mengalami dugaan gangguan jiwa. Namun untuk hal tersebut nanti kami lakukan dulu identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kompol Husni mengatakan, saat kejadian, tersangka berdua dengan korban.

“Sementara keterangan bahwa di rumah saat kejadian cuma berdua dan barang bukti yang sudah kami amankan, yaitu parang atau pisau yang digunakan tersangka melakukan aksi,” katanya.

Untuk motifnya sendiri, Kompol Husni menuturkan, pihaknya masih mendalami. “Saat ini kami masih mendalami untuk motifnya, karena tersangka belum sempat kami interogasi,” katanya.

Saat ini, korban dibawa tim medis ke Rumah Sakit Umum dr Soedarso, Pontianak, untuk dilakukan visum dan otopsi. (qrf)