Pimpinan Pusat Rijalul Ansor Minta Polisi Tangkap Penganiaya Kiai Salman

oleh -4.092 views
Pimpinan Pusat Rijalul Ansor H.M Faris Al Haq Fuad Hasyim saat memberikan keterangan kepada awak media.

CIREBON, KILASKALBAR.com – Pimpinan Pusat Rijalul Ansor H.M Faris Al Haq Fuad Hasyim mengutuk keras serta meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap Wakil Ketua PC Rijalul Ansor Kabupaten Cianjur, Kiai Salman Al farisi, yang terjadi Senin (27/8/2018).

H.M Faris yang akrab disapa Gus Faris ini mengatakan, Kiai Salman diduga dianiaya oleh dua orang tak dikenal, saat hendak membangunkan santrinya di Pondok Pesantren Al-Muin Cibangban Ciwalen Garut, untuk melaksanakan salat subuh. Korban dihadang oleh dua orang tak dikenal, kemudian terjadi penganiayaan.

“Kiai Salman dipukul menggunakan balok dibagian kepalanya,” ujar Gus Faris, saat ditemui di kediamannya di Pondok Pesantren Buntet.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka yang cukup parah dibagian kepala dan mendapatkan delapan jahitan. Gus Faris juga menyebutkan, bahwa kasus ini sudah dilaporkan dan ditangani oleh Polsek Ciwalen Garut.

“Kasus ini sudah dilaporkan. Namun kami meminta kepada pihak kepolisian, untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku penganiayaan,” kata Gus Faris.

Gus Faris menuturkan, jika kasus ini dibiarkan saja, dikhawatirkan akan menjadi masalah yang besar. Bukan sekadar itu, hal ini juga bisa mengganggu kondusifitas Kabupaten Cianjur yang selama ini terjaga dengan baik.

Ia menduga, penyerangan terhadap Pengurus Rijalul Ansor Cianjur tersebut, ada kaitannya dengan pembangunan masjid yang sedang dilaksanakan oleh pengurus Rijalul Ansor. Dalam pembangunan masjid tersebut, ada penolakan dari sekelompok orang, dengan alasan, khawatir dijadikan masjid Islam Nusantara.

“Ada indikasi seperti itu, tapi kami serahkan semua kepada polisi” kata Gus Faris.

Rijalul Ansor merupakan majelis dzikir yang berada dalam naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor. (*/ws)