Jokowi : Kita Tebarkan Ukhuwah dan Persatuan Melalui Masjid

oleh -1.050 views
Jokowi saat silaturahmi dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Asrama Haji Pondok Gede, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Rabu (25/4/2018).

JAKARTA, KILASKALBAR.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang besar dengan penduduk muslim terbesar di dunia dan menjadi salah satu kekuatan politik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam mengawali sambutan dalam acara silaturahmi dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Asrama Haji Pondok Gede, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Rabu (25/4/2018).

Menurut Jokowi, hal tersebut sudah disampaikan di mana-mana dalam setiap forum yang diikuti.

Jokowi pun menggambarkan negara yang besar tersebut ketika dia terbang dari Banda Aceh langsung menuju ke Wamena selama 9 jam 15 menit, waktu yang hampir sama dengan perjalanan dari London, Inggris, sampai ke Istanbul, Turki yang melewati enam bahkan mungkin delapan negara.

Artinya, sebut Jokowi, betapa negara ini sebuah negara yang sangat besar sangat luas.

“Inilah anugerah yang diberikan Allah kepada kita, beragam, majemuk, bersuku-suku, beda adat istiadat, beda tradisi, beda agama,” ujar Jokowi, Rabu.

Untuk itu, sambung Jokowi, dengan anugerah yang diberikan Allah kepada Bangsa Indonesia, Jokowi mengajak semua untuk merawat, menjaga, dan memelihara Indonesia. Untuk menjadi besar dan memiliki kekuatan ekonomi, Indonesia harus melalui cobaan, rintangan, dan berbagai hambatan yang ada.

“Kita harus ngomong apa adanya masih banyak ketimpangan, masih ada kesenjangan, masih ada kemiskinan,” katanya.

“Saya berikan contoh saja sekarang ini kita sedang fokus dan konsentrasi membangun infrastruktur,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengajak semua untuk konsentrasi membangun negara ini. Dia mengingatkan agar jangan sampai energi habis hanya untuk hal-hal yang tidak ada manfaatnya.

“Saya selalu menyampaikan mengkritik itu silakan, memberikan masukan silakan, memberikan saran silakan, saya selalu terbuka. Tapi tolong dibedakan antara kritik dan mencela, antara kritik dan fitnah, antara kritik dan memaki berbeda,” katanya.

“Kritik dan mencela berbeda, kritik dan memaki berbeda, kritik dan fitnah itu berbeda. Kritik itu berbasis data dan memberikan solusi,” tambahnya.

Jokowi mengatakan sangat yakin dan optimis Indonesia akan mampu meraih kemajuan dan kejayaan.

“Dan melalui masjid kita tebarkan persaudaraan, kita tebarkan ukhuwah, kita tebarkan persatuan masyarakat kita dan kita tebarkan keteduhan hati, keteduhan iman,” tutupnya. (*/Noy)