Ditahan TNI AL, Pemilik Kapal Kargo KM Kawan Expres 01 Akui Kantongi Izin

oleh -1.943 views
Evi Indrawati, pemilik KM Kawan Expres 01 saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait penahanan kapal miliknya oleh TNI AL (31/8/2018)

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Kapal kargo KM Kawan Express 01 yang membawa barang dari Jakarta menuju Pontianak diamankan KRI Torani 860 di perairan Kalimantan Barat, Kamis (31/8/2018).

Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta menuju Pelabuhan Senghi Pontianak dan diamankan sekitar 29 mil dari muara Jungkat.

Pemilik KM Kawan Express 01, Evi Indrawati mengungkapkan, berdasarkan informasi dari anak buah kapalnya, kapal miliknya itu ditangkap TNI AL karena diduga melanggar tiga aturan.

Pertama, sebut Evi, KM Kawan Expres dituding tidak memasang jangkar. Kemudian, susunan ABK (anak buah kapal) juga disebut tidak sesuai.

“Ketiga, nama mesin kapal tidak sama,” kata Evi, Jumat (31/8/2018).

Kapal miliknya itu kemudian digiring menuju dermaga Pangkalan Utama TNI AL XII di Jalan Yos Sudarso, Pontianak pada Jumat dinihari.

Evi menambahkan, saat kapal miliknya itu sudag bersandar, dirinya pun mencoba mencari tahu kepastian mengenai nasib kapalnya itu dengan mendatangi Mako Lantamal XII.

Namun, saat itu dirinya tidak diperkenankan untuk mendekati kapal. Padahal, menurut Evi, siang hari  pada saat dia mendapat kabar kapalnya ditahan, dirinya juga sudah mendatangi Lantamal XII untuk mendapatkan informasi.

“Ketika kapal sampai di dermaga, saya tak boleh ke kapal saya. Kata petugas, sudah larut malam,” ujarnya.

Evi mengungkapkan, banyak keanehan dalam penahanan kapal miliknya tersebut.

Dirinya pun memastikan jika memiliki seluruh dokumen, seperti izin layar, keselamatan konstruksi kapal, keselamatan barang, sertifikat kelengkapan radio, kelengkapan kru kapal, izin kesehatan, izin jumlah ABK.

“Intinya seluruh izin yang diharuskan untuk kapal berlayar sudah dipenuhi. Kalau kami salah aturan, kenapa dilepaskan dan dibiarkan berlayar oleh petugas di Jakarta,” ungkapnya.

Evi juga menyebutkan bahwa upaya pemeriksaan dari personel KRI Torani 860 itu kurang mengenakan. ABK-nya mengaku personel KRI memeriksa secara paksa.

Kapal miliknya itu pun, sebelumnya juga pernah diamankan TNI AL, namun dilepaskan kembali karena tak ditemukan adanya kesalahan.

“Kalau kapal kami ditahan terus, kasihan pemilik barang lama menunggu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapten KM Kawan Express 01, La Saidin mengatakan, saat ini seluruh ABK berada di dalam kondisi baik.

Sejak sampai di dermaga Lantamal, ia mengaku seluruh ABK dan dirinya belum diperiksa. Termasuk terhadap barang bawaan, juga belum dilakukan penggeledahan.

“Informasi dari petugas, kami akan diperiksa pagi nanti,” kata La Saidin saat dihubungi melalui telepon.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Lantamal XII terkait penangkapan kapal KM Kawan Expres tersebut.

Sejumlah wartawan juga sudah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak Lantamal XII pada Jumat dinihari, namun petugas mengatakan jika kapal belum dilakukan pemeriksaan.