Mengharukan, Dimaafkan Cornelis Terdakwa Penebar Ujaran Kebencian Menangis Bersujud

oleh -8.122 views

LANDAK, KILASKALBAR.com – Pindarto Rahmad, terduga penebar ujaran kebencian terhadap mantan Gubernur Kalbar Cornelis, sambil menangis, ia bersimpuh dan memeluk Cornelis untuk meminta maaf atas perbuatan yang telah dilakukannya.

Hal itu terjadi saat persidangan kelima dengan agenda mendengarkan ketarangan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Ngabang, Kabupaten Landak, Senin (21/5/2018).

Dalam persidangan, Cornelis hadir sebagai saksi untuk didengarkan keterangannya oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Landak.

Namun saat proses sidang sedang berjalan, hakim sempat bertanya, apakah Cornelis akan memberikan maaf ke Pindarto.

Dengan tegas Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) itu menjawab, dirinya sangat terbuka untuk memaafkan terduga. Apalagi, kata Cornelis, saat ini Bulan Suci Ramadan. Dan setiap manusia tidak pernah luput akan kesalahan.

Ucapan Cornelis itu sontak membuat Pindarto Rahmad yang tengah duduk, menangis. Tak lama dari itu, iapun datang menghampiri orang yang pernah difitnahnya, untuk meminta maaf.

Dalam keterangannya sebagai saksi, Cornelis mengaku dirinya memang tidak melihat langsung postingan Pindarto Rahmad yang dinilai melecehkan dirinya.

Mengetahui dari orang lain, Cornelis meminta masyarakat untuk tenang dan mempercayakan semuanya kepada hukum.

“Karena saya tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kita hanya ingin situasi di Kalbar ini tetap bisa kondusif,” ujarnya.

Sebagai diketahui, Cornelis menjadi korban dari dugaan ujaran kebencian oleh Pindarto Rahmad. Saat itu Pindarto yang merupakan pegawai BPN Landak, memposting status dengan menulis kata-kata di Facebook, “Untuk Anda Sang Provokator Selamat Menikmati, Anda Diusir Dari Aceh”.

Atas postingannya itu, Pindarto dilaporkan ke pihak kepolisian dan berlanjut hingga proses persidangan. (qrf)

Berikut Videonya :