JK Bacok Adik Iparnya Pakai Parang di Mempawah Hulu

oleh -1.207 views

MEMPAWAH HULU, KILASKALBAR.com – Diduga mengidap gangguan kejiwaan, seorang pria berinisial DM alias JK (25) melakukan penganiayaan terhadap adik iparnya, SP (26) di Desa Bilayuk, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Rabu (18/4/2018).

Kepala Polres Landak, AKBP Bowo Gede Imantio mengungkapkan, peristiwa tersebut berawal ketika pelaku mendatangi rumah adinya, SN, yang berada di belakang rumah pelaku pada Rabu pagi sekitar pukul 07.10 WIB.

Saat tiba di rumah, sang adik kemudian menegur dan bertanya apa keperluan abangnya itu.

Pada saat itu, pelaku mengatakan bahwa ada yang akan membunuh pelaku beserta adiknya tersebut.

“Adiknya itu kemudian menasehati abangnya bahwa tidak ada yang mau membunuh mereka,” ujar Bowo, Kamis (19/4/2018).

Saat itu, sambung Bowo, pelaku yang datang membawa sebilah pisau masih menunggu dirumah adiknya tersebut.

Tak lama kemudian, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah dan langsung melakukan penganiayaan terhadap adik iparnya, SP.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka di bagian kening, pipi sebelah kanan dan lengan tangan sebelah kiri. Korban pun langsung dilarikan ke Puskesmas Karangan untuk mendapatkan perawatan.

Pihak kepolisian, sebut Bowo, mengetahui peristiwa tersebut dari laporan salah satu warga yang mendatangi Polsek Mempawah Hulu yang melaporkan kejadian tersebut.

Kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mempawah Hulu, Ipda Zulianto kemudian membawa sepulu personel dibantu dua anggota TNI dari Koramil setempat untuk mengamankan pelaku.

“Saat itu pelaku berada didalam rumahnya yang dalam keadaan tertutup, sedangkan pelaku memegang sebilah parang panjang dan kayu,” jelas Bowo.

Pelaku akhirnya menyerahkan diri setelah petugas melakukan negosiasi dan membujuk pelaku untuk diamankan di Polsek Mempawah Hulu.

Berdasarkan catatan, pelaku juga pernah melakukan penganiayaan yang sama dan pernah ditahan di Rutan Mempawah.

Kemudian, berdasarkan keterangan dari adiknya, pelaku selama ini mengkonsumsi obat dari Rumah Sakit Jiwa Pontianak. (Noy)