Kalapas Singkawang Benarkan Oknum Pegawainya Ditangkap Bawa Sabu

oleh -2.517 views
Barang bukti sabu yang diamankan polisi.

SINGKAWANG, KILASKALBAR.com – Jajaran Sat Narkoba Polda Kalbar berhasil menangkap seorang oknum pegawai Lapas Kelas IIB Singkawang di salah satu kos-kosan di Jalan Dwi Warna, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, yang kedapatan membawa narkoba, Minggu (5/8/2018) lalu. Tersangka berinisial Sp.

Saat dikonfirmasi, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Singkawang, Sambiono, membenarkan perihal terjadi penangkapan itu.

“Benar ada pegawai kita diamankan tim Res Narkoba Polda Kalbar berinisial Sp,” ujarnya saat ditemui di Lapas kelas II B Singkawang, Rabu (8/8/2018).

Dari informasi yang didapat Kalapas, penangkapan Sp berawal dari pengembangan salah satu tersangka berinisial Man yang terlebih dulu diamankan Sat Narkoba Polda Kalbar.

“Berawal dari tersangka Man yang diamankam di Purun. Lalu dilakukan pengembangan bahwa barang tersebut akan diserahkan ke pegawai Lapas,” kata Sambiono.

Dari situ, terang dia, sekira pukul 07.00 WIB SP diketahui akan mengambil paketan narkoba di salah satu kos-kosan di Jalan Dwi Warna. Aparat kepolisian melakukan penyaamara sebagai pemilik kos.

“Dari situ dilakukan penangkapan terhadap tersangka pegawai Lapas ini. Dan diamankan barang bukti sabu kurang lebih 50 gram. Dan saat digeledah di motor Sp ada barang bukti lain plastik klip untuk kemasan,” ucapnya.

Setelah diinterogasi kata Sambiono, barang haram tersebut rencananya akan diedarkan di dalam lapas ke salah satu bapi kasus narkoba, atas nama Atat.

“Setelah saya tanya kepada pegawai tersebut, barang haram ini akan diedarkan ke dalam lapas. Beruntung dapat digagalkan Sat Narkoba Polda Kabar. Dan dirinya juga mengaku barang tersebut akan diberikan kepada narapidana atas nama Atat,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, selaku Kalapas, Sambiono tegas ke oknum pegawainy itu.

“Sesuai komitmen saya setiap wawancara dengan media, saya tidak mentolerir pegawai saya jika terlibat narkoba, minimal pemecatan dan pidanakan. Itu merupakan komitmen kami dengan Kakanwil bahwa itu pasti dipecat,” tuturnya. (mizar)