Polda Kalbar Gagalkan Perdagangan Ilegal Trenggiling

oleh

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Tim Khusus Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalimantan Barat kembali mengagalkan perdagangan sisik trenggiling dari hewan yang dilindungi seberat 13,5 kilogram.

Seorang pria bernama Sugianto (40) ditangkap di kantor JNE Tebas, Jalan Tebas Kuala, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas karena kedapatan membawa sisik trenggiling sebanyak lebih kurang 2 ons.

“Rencananya sisik trenggiling tersebut akan dikirim ke pemesan di Kota Pontianak. Kemudian dari keterangan Saudara Sugianto, dia mendapatkan sisik trenggiling tersebut dari Saudara Bahram dengan harga Rp 700 ribu,” ujar Dirreskrimsus Polda Kalbar, Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah dalam keterangan tertulis, Senin (9/4/2018).

Dari pengakuan Sugianto, Tim kemudian bergerak ke rumah Bahram di Desa Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Dalam penggeledahan yang disaksikan ketua RT setempat, polisi menyita sejumlah barang bukti.

“Empat bakul rotan yang berisikan sisik trenggiling sebanyak 3,5 kg, seekor trenggiling yang sudah mati dengan berat 10 kg, 1 timbangan elektrik, bakul plastik, dan satu buku rekening bank atas nama Bahram,” jelas Mahyudi.

Kini barang bukti bersama pelaku diamankan di Polda Kalbar.

“Atas perbuatannya, pelaku dapat dipersangkakan melanggar Psl 40 ayat (2) jo Psl 21 ayat (2) huruf b dan d UU No. 5 thn 1990 ttg KSDAE dg ancaman pidana penjara paling lama 5 th dan denda 100 juta.

(Humas Polda Kalbar/qrf)