Ini Kronologi Perampokan Pecah Kaca Mobil di Singkawang

oleh
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi perampokan di daerah Sakok, Singakawang (2/4/2018) (sumber : screenshoot video akun FB Ivan)

SINGKAWANG, KILASKALBAR.com – Peristiwa perampokan dengan modus pecah kaca mobil di daerah Sakok, Singkawang Selatan membuat heboh masyarakat, Senin (2/4/2018) siang.

Kepala Polres Singkawang, AKBP Yuri Nurhidayat mengungkapkan, peristiwa yang terjadi pada siang bolong itu persis di dekat mesin ATM Teras BRI Sakok di Jalan BLKI Tanjung Batu.

Berdasarkan keterangan korban, Phiong Hon Tjhan alias Achan (55), sebelum peristiwa tersebut dirinya mengambil uang di Bank BCA Cabang Singkawang sebesar Rp100 juta sekitar pukul 12.00 WIB.

Usai mengambil uang di BCA, sekitar pukul 12.45 WIB korban keluar dari bank dan sempat berhenti di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Saman Bujang, Kelurahan Pasiran.

“Setelah minum kopi, korban kemudian melanjutkan perjalanannya menuju ke Bank BRI Teras Sakok untuk mentrasfer uang tersebut,” ujar Yuri, Senin malam.

Baca Juga : Heboh, Perampokan Pecah Kaca Mobil di Singkawang

Saat tiba di Bank BRI Teras Sakok, korban memarkirkan mobilnya di samping ATM dan turun dari mobil menuju ke teller untuk mentranfer uang sebanyak Rp 25 juta.

“Sedangkan sisa uang sebesar Rp 75 juta masih berada di dalam mobil,” ungkap Yuri.

Setelah mentransfer uang, sambung Yuri, korban kembali ke mobil hendak melanjutkan perjalanan pulang. Namun, saat tiba di mobilnya, korban melihat kaca mobil bagian depan sebelah kiri sudah dalam keadaan pecah dan melihat uang yang berada diatas jok mobil sebesar Rp 75 juta sudah tidak ada. 

“Korban kemudian menghubungi satpam bank dan melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Singkawang Selatan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Yuri. 

Saat ini polisi masih mendalami penyelidikan terkait kasus ini. 

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pecahan kaca mobil serta satu unit mobil jenis Toyota Inova milik korban untuk proses penyelidikan. (Noy)