Durian Jemongko Dan Balai Karangan Jadi Primadona Para Penikmat Durian Di Pontianak
Durian Jemongko dan Durian Balai Karangan jadi pilihan para penikmat durian di Pontianak (Foto:Dika)
KILASKALBAR – Jemongko dan Balai Karangan merupakan dua Desa di Kalimantan Barat yang terkenal dengan penghasil durian premium. Istimewanya durian dari Desa Jemongko dan Desa Balai Karangan terlihat dari rasa gurih, legit dan warna daging durian yang menggugah selera.
Dua jenis durian ini menjadi primadona para pedagang durian yang membanjiri Kota Pontianak, bahkan menjadi rebutan di Bazar Buah BK Pontianak di Jalan Gusti Hamzah, Kamis (25/12/2025).
Owner Bazar Durian Buah BK, Yenna Wiguna mengatakan durian yang ada di Bazarnya ini merupakan durian berkualitas, tak ayal menjadi rebutan penikmat durian.
“Sehari bisa menghabiskan 1.000 hingga 1.200 buah berkualitas asli dari Jemongko Balai Karangan, Kami juga memberikan garansi untuk ditukarkan bilamana buah yang dibeli mentah atau tawar,” ujarnya.
Sementara penggiat durian Kalbar, Edy Hartono, menyampaikan durian yang dijual di buah BK tak hanya miliki daging buah yang tebal, tapi juga warna yang menarik.
“Istimewanya kami di buah BK, kami lebih mengutamakan kualitas. Satu, durian itu tebal isinya dan warnanya juga menarik. Kenapa saya bilang lebih baik, karena hasil eksplorasi saya kurang lebih 20 tahun. Saya sudah petakan di mana titik-titik duria terbaik itu tempatnya, dan kami ambil,” ujar Edy.
Selain itu penikmat durian, Miftah yang datang langsung bersama keluarga mengatakan durian dari Jemongko dan Balai Karangan memiliki rasa karakteristik yang lembut, tebal dan enak sehingga rasanya tidak kalah dengan Durian Musang King dari Malaysia.
“Saya dan keluarga memang penikmat durian, bahkan seminggu bisa dua kali makan durian, durian Jemongko dan Balai Karangan memang durian favorit saya karena rasa yang enak, gurih dan memiliki daging yang tebal, tak kalah lah dengan durian durian di luar sana,” ujarnya.
Durian yang dijual di Bazar Durian ini seharga mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 80 ribu per buahnya.
Beberapa produk hasil olahan durian juga dijual di sana, seperti lempok atau dodol durian hingga tempoyak. (dk)
