Tangkal Penyebaran Paham Anti Pancasila, LDII Kalbar Berikan Diklat 120 Pemuda

oleh -1.603 views
Diklat yang diselenggarakan LDII Kalbar.

KUBU RAYA, KILASKALBAR.com – Akhir-akhir ini muncul ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui penyebaran paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila dan konstitusi UUD 1945. Sasarannya tidak lain adalah generasi millenial.

Hal inilah melandasi DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kalbar menggelar Camping Cinta Alam Indonesia (CAI) Tahun 2018. Sedikitnya 120 orang generasi muda LDII mengikuti Camping CAI yang digelar di Taman Out Bond Rekadena Sui Kakap Kubu Raya, 26-29 Juli 2018.

“Camping CAI sudah menjadi agenda tahunan dan tahun ini alhamdulillah sudah yang ke-39,” ujar Susanto, Ketua DPW LDII Kalbar, Minggu (29/7/2018).

Gelaran tahunan ini dimaksudkan sebagai sarana pembinaan generasi muda agar memahami nilai-nilai luhur yang terdapat pada empat konsensus bangsa serta untuk menyukseskan Tri Sukses pembinaan generasi muda LDII, yaitu berilmu (‘alim), berakhlak mulia, dan mandiri ekonomi.

“Output yang ingin dicapai adalah menyiapkan kader-kader bangsa untuk menjadi pemimpin di masa depan. Pemimpin yang melandasi nilai-nilai religiusitas dan ke-indonesiaan,” katanya.

Kompleksitas tantangan bangsa, memotivasi LDII semakin konsisten mempersiapkan generasi muda.

“Mudah-mudahan dari kegiatan ini timbul permata-permata bangsa dan mampu membawa bangsa ini bisa survive dan bermartabat di era kompetisi global,” ucap Susanto.

Banyak materi yang diberikan sebagai upaya peningkatan kompetensi generasi LDII untuk bangsa. Mulai penguatan wawasan kebangsaan dan empat konsensus negara, manajemen dakwah, penguatan ke-LDII-an, serta nilai-nilai kemandirian (entrepreneurship).

Untuk pelatihan Kader LDII untuk Bangsa sendiri dihelat di lima zona. Yakni zona Pontianak meliputi Kota Pontianak, Kubu Raya, Mempawah dan Landak. Zona Singkawang untuk Kota Singkawang, Sambas dan Bengkayang. Zona Sanggau khusus untuk Kabupaten Sanggau. Zona Sintang untuk Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu. Sedangkan terakhir zona Ketapang meliputi Ketapang dan Kayong.

“Jika setiap zona rata-rata kepesertaan 100 orang, maka setiap angkatan berjumlah 500 kader LDII yang disiapkan untuk bangsa,” tutur Susanto. (*/qrf)