LDII Kalbar Launching Gerakan #AyoHormatiGuru

oleh -1.788 views
Launching Gerakan #AyoHormatiGuru di Masjid Khoirul Ihsan, Pontianak, Minggu (29/4/2018). Dalam kesempatan itu, Ketua PGRI Kalbar Samion (kiri), menyerahkan buku profilnya kepada Ketua DPW LDII Kalbar Susanto.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat, melaunching Gerakan #AyoHormatiGuru, Minggu (29/4/2018) pagi.

Acara yang dilaksanakan di Masjid Khoirul Ihsan, Jalan Putri Candramidi, Pontianak, yang dihadiri ribuan jemaah dan anggota LDII ini, sekaligus dirangkai dengan ceramah umum dari Ketua PGRI Kalbar, Samion.

Ketua DPW LDII Kalbar Susanto mengatakan, Gerakan #AyoHormatiGuru merupakan aksi moral yang dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi dewasa ini.

“Aksi moral ini, itu, berangkat dari keterpanggilan kita mencermati fenomena yang saat ini terjadi. Bahwa angka kekerasan terhadap para guru belakangan ini cenderung meningkat, hampir di beberapa daerah,” ujarnya kepada KILASKALBAR.com di Pontianak.

Berdasarkan fenomena kekerasan yang dialami para guru, LDII menilai ada yang salah dengan apa yang telah terjadi.

“Salahnya di mana, tentu kita mencoba memperbaiki karakter generasi kita. Sehingga dengan launching gerakan moral, diharapkan kasus-kasus terhadap kekerasan terhadap guru tidak terjadi lagi,” terangnya.

Susanto menjelaskan, guru yang dimaksud LDII adalah mereka-mereka yang mencurahkan pikiran dan pengetahuannya kepada umat, khususnya generasi penerus bangsa.

“Yang dimaksud guru oleh kami keluarga besar LDII ini adalah guru itu sendiri, para dosen, para dai, alim ulama, mubaligh, termasuklah orang tua kita menjadi guru di rumah,” katanya.

“Karena apa, karena guru itu telah mentransformasikan ilmunya sehingga tidak sedikit juga para generasi meraih kesuksesan, karena mendapatkan pendidikan. Sebagai bentuk timbal baliknya, tentu kita terima kasih, harus hormati mereka. Kita harus agungkan mereka, karena ini peradaban, inilah nilai-nilai yang sebenarnya ditegaskan atau diserukan dalam Alquran maupun Hadits,” jelasnya.

Gerakan #AyoHormatiGuru akan mulai dikampanyekan LDII di internal organisasi dan anggota. Saat ini, LDII Kalbar memiliki anggota sekitar 3 persen dari jumlah penduduk Kalbar, yang tersebar di 1 kabupaten/kota.

Selain di internal, LDII juga akan mengampanyekan aksi moral ini ke lembaga-lembaga pendidikan.

“Jadi programnya, kita tidak menutup kemungkinan ke sana, sosialisasi ke sekolah-sekolah, tapi kita targetkan dulu di internal,” jelasnya.

“Utuk menyukseskan ini, kita juga sudah membentuk unit kerja PPG, Penggerak Pembina Generus (generasi penerus),” pungkas Susanto. (qrf)