BP3TKI Pontianak Perkirakan Deportasi TKI dari Malaysia Terus Berlanjut hingga Hari Raya

oleh -1.687 views
Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Pontianak, Andi Kusuma Irfandi.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak, memperkirakan deportasi dan repatriasi tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia, masih akan terus berlanjut hingga Idul Fitri mendatang.

“Menjelang Idul Fitri memang kemungkinan akan ada lagi ya deportasi maupun repatriasi,” ujar Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Pontianak, Andi Kusuma Irfandi di Kantor Dinsos Provinsi Kalbar, Pontianak, Minggu (27/5/2018).

Minggu (27/5/2018) malam, BP3TKI Pontianak baru saja memulangkan 118 TKI yang dideportasi dari Malaysia. Sebanyak 112 TKI dideportasi, sementara enam orang repatriasi.

Baca juga: Malaysia Kembali Deportasi 118 TKI Bermasalah asal Indonesia

Dari 118 TKI, 25 berasal dari Kalbar, 45 dari Sulawesi Selatan, dan sisanya dari sejumlah provinsi lain. Masing-masing TKI yang dideportasi terdiri dari laki-laki dan perempuan. Di antara perempuan yang dideportasi, ibu-ibu membawa anak dan bahkan ada pula yang sedang hamil.

Dilanjutkan, perkiraan deportasi dan repatriasi terus akan berlanjut saat Idul Fitri, dikarenakan pihak imigresen di Malaysia akan semakin gencar melakukan razia kepada tenaga kerja ilegal.

Sejak Januari sampai 27 Mei 2018, total TKI yang mengalami deportasi dan repatriasi sekitar 980 orang. Rata-rata TKI yang dipulangkan karena masalah kelengkapan dokumen ketenagakerjaan.

“Rata-rata kebanyakan mereka para deportan ini memang kebanyakan masalah keimigrasian ya. Apakah itu paspor tidak ada, Permitnya tidak ada,” terang Andi.

Para TKI yang dideportasi, selanjutnya akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Pemulangan difasilitasi oleh pihak Dinsos Provinsi Kalbar. Saat ini, 118 TKI tersebut ditampung di shelter Dinsos Provinsi. (qrf)

Baca juga: Kapasitas Shelter Terbatas, Dinsos Tampung TKI Bermasalah dari Malaysia di Garasi