Malaysia Kembali Deportasi 118 TKI Bermasalah asal Indonesia

oleh -1.901 views
TKI yang dideportasi sedang didata oleh pihak Dinsos Provinsi Kalbar, Minggu (27/5/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Sebanyak 118 tenaga kerja Indonesia (TKI) dideportasi dari negeri jiran Malaysia, Minggu (27/5/2018). Kebanyakan dari TKI yang dipulangkan karena persoalan dokumen ketenagakerjaan yang tidak lengkap.

“Masalah kemigrasian ya. Apakah itu Permit (work pass/izin kerja) nggak ada, paspor nggak ada,” ujar Andi Kusuma Irfandi, Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Pontianak, di Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalbar, Pontianak, Minggu malam.

Andi mengatakan, TKI yang dideportasi dan direpatriasi ini mayoritas bekerja sebagai buruh, baik buruh bangunan, perkebunan, di kilang maupun pabrik kayu.

“Ada repatriasi juga. Sekitar enam (orang) yang direpatriasi, 112 deportasi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pihaknya belum menemukan dugaan TKI mengalami kekerasan selama menjalani proses hukum di Malaysia.

“Sampai saat data ini, kami belum menemukan (tindak) kekerasan fisik,” terangnya.

Saat ini, TKI ditampung di shelter Dinsos Provinsi Kalbar. Rencananya, para TKI akan dipulangkan ke daerah masing-masing. Diketahui, sebanyak 45 TKI berasal dari Sulawesi Selatan. Sisanya, dari Kalbar dan beberapa provinsi lainnya.

“Kalau (pemulangan) ini tergantung dari kawan-kawan Dinas Sosial,” kata Andi.

“Kalau kami memfasilitasi (pemulangan) dari Entikong ke Pontianak saja,” imbuhnya.

Sejak Januari 2018 hingga saat ini, kasus deportasi dan repatriasi TKI dari Malaysia sekitar 980 orang. Mayoritas TKI berasal dari luar Kalbar.

“Sekitar 40 persen (asal Kalbar). Paling banyak memang dari luar Kalbar. Kalau pun asal Kalbar, biasanya memang kebanyakan sih dari paling dari Sambas,” terang Andi. (qrf)