Penguatan Kapasitas Dorong Fatayat NU Kalbar Jadi Garda Terdepan Perempuan di Ranah Publik

oleh -1.804 views
Kegiatan konsolidasi dan penguatan kapasitas kader Fatayat NU di Kantor Kanwil Kemenag Kalbar.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat menggelar konsolidasi dan penguatan kapasitas kader Fatayat NU. Mengusung tema “Mencetak Kader Fatayat NU yang Berkualitas, Mandiri dan Berdaya Saing”, penguatan kapasitas digelarKantor WiIayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Sabtu (25/8/18).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Pusat Fatayat NU, Siti Mukarramah, bersama Sekjen PP Fatayat, Margaret. Hadir pula Ketua PW GP Ansor Kalbar, PWNU Kalbar, Kopri PMII, IPPNU, serta pengurus cabang Fatayat NU kabupaten/kota.

Siti Mukarramah mengungkapkan, saat ini Fatayat NU menjadi garda terdepan wanita muslim yang produktif berperan dan mengabdi terhadap agama dan bangsa. Ia mengajak, kader putri NU harus mampu berkontribusi dalam peran-peran sosial di berbagai ranah, termasuk ambil bagian dalam aktivitas bermanfaat melalui media sosial.

“Saat ini kami sedang mengkonsolidir Fatayat Nahdlatul Ulama se-Indonesia yang jumlahnya 34 provinsi, 80 persen Fatayat NU di Indonesia saat ini berjalan dengan baik dan massif baik dalam segi pendidikan maupun kewarganegaraan,” ujarnya.

Ia juga berharap Fatayat NU di Kalimantan Barat termasuk salah satu dari 80 persen Fatayat NU yang sudah berjalan baik.

Ia mengatakan, Fatayat merupakan contoh untuk generasi putri NU, yang induknya merupakan Muslimat. Maka dari itu, penguatan kapasitas melalui pengkaderan harus benar-benar dilaksanakan dengan matang.

Perwakilan PWNU Kalbar, Kahharudin, dalam sambutannya menyampaikan, agar Fatayat NU mampu cerdas dalam menyikapi penggiringan opini yang ada di media.

Ia berharap Fatayat NU berkomitmen dalam pengkaderan, dan setiap kadernya memiliki personal branding agar bisa berperan di ranah publik. (*/qrf)