Karo Humpro Setda Kalbar Jabat Pj Bupati Kayong Utara

oleh
Pj Gubernur Kalbar Dodi melantik Syarif Yusniarsyah sebagai Pj Bupati Kayong Utara.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji, melantik Syarif Yusniarsyah sebagai Pj Bupati Kayong Utara. Pelantikan dan pengambilan sumpah digelar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (25/6/2018) pagi.

Pelantika Syarif Yusniarsyah yang merupakan Karo Humpro Setda Kalbar ini adalah untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara periode 2013-2018, Hildi Hamid dan Idrus yang telah berakhir masa jabatannya tepat 25 Juni 2018.

“Dengan telah dilantiknya Penjabat Bupati KKU, saya harapkan kepada seluruh jajaran perangkat daerah KKU dapat mendukung dan membantu Pj Bupati KKU dalam memimpin pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar Pj Gubernur Dodi.

“Meskipun sebagai Penjabat Bupati, akan tetapi tugas, wewenang dan tanggung jawab yang dimiliki sama dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab seorang Bupati,” pinta Dodi.

Begitu pula halnya dengan DPRD Kabupaten Kayong Utara, Pj Gubernur Kalbar mengharapkan dapat tercipta hubungan yang harmonis dengan Penjabat Bupati Kayong Utara
dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kayong Utara sehingga pelaksanaan pembangunan dapat terus berjalan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

“Penjabat Bupati Kayong Utara, mengemban tugas dan tanggungjawab, memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Kayong Utara hingga dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara terpilih,” katanya.

Pj Gubernur Kalbar juga meminta kepada Pj Bupati KKU untuk dapat memfasilitasi penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan
Wakil Bupati Kayong Utara, dan menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara dalam proses pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara Tahun 2018.

“Saya minta kepada Pj Bupati KKU, yang menjadi prioritas utama adalah selalu
menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati
Kayong Utara Tahun 2018 yang tinggal 2 hari lagi dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar dan masyarakat dapat menentukan pilihannya secara jujur,
adil dan demokratis,” pesannya.

Dikatakannya, prioritas selanjutnya adalah melakukan pengecekan terhadap kesiapan logistik termasuk distribusinya sampai ke daerah-daerah yang lokasinya sulit terjangkau oleh akses transportasi.

“Optimalkan koordinasi dengan Forkopimda dan lembaga penyelenggara Pemilihan agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” harapnya. (*/qrf)