Inacraft 2018, Ajang Unjuk Karya Seni Kerajinan dan Budaya Kalbar

oleh -1.699 views
Pj Ketua Dekranasda Kalbar Tita Kadarsari, Wakil Ketua Ratna Yuniar, Kadis Perindag Provinsi Kalbar M. Ridwan, Bersama Bupati Kapuas Hulu di stan Pameran Paviliun Kalbar pada acara Inacraf 2018 di JCC Jakarta.

JAKARTA, KILASKALBAR.com –  International Handcraft Trade Fair (Inacraft) 2018 kembali digelar. Pameran Akbar itu dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Assembly Hall Jakarta.

 

Pagelaran itu dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

“Acara yang luar biasa ini sudah berlangsung 20 kali dan alhamdulillah saya mungkin sudah membukanya empat kali dan memang mengalami perkembangan yang baik,” ujar Jusuf Kalla, Rabu (25/4/2018).

Jusuf Kalla menuturkan penyelenggaraan Inacraft dapat mendorong usaha-usaha kecil dan menengah untuk aktif meningkatkan pendapatan masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Inacraft 2018 kali ini  menampilkan produk kerajinan, seni dan atraksi budaya Sumatera Utara sebagai ikon pameran bertemakan The Loftiness of North Sumatera.

“Penyelenggaraan Inacraft tahun ini menargetkan jumlah pengunjung 200.000 orang pengunjung dengan transaksi retail mencapai Rp149 milyar, serta kontrak dagang sebesar US$ 12 juta selama penyelenggaraannya,” tandasnya.

Pelaksana Tugas Ketua Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalimantan Barat, Tita Kadarsari menuturkan ada 11 stan dari Kalimantan Barat yang berasal dari berbagai kabupaten memasarkan berbagai macam produk masing-masing kabupaten.

“Ya setiap daerah memiliki hasil karyanya dengan ciri khas sendiri, ini menarik sekali. Jadi bisa membedakan antara kabupaten Se-kalbar,” kata Tita usai mengunjungi seluruh stan dari Kalbar.

Tita mengatakan produksi yang dihasilkan bisa berkembang dari tiap-tiap kabupaten.

Sehingga ia berharap melalui inacraft 2018 ini kedepannya  seluruh daerah di Kalbar  bisa lebih mengembangkan produk mereka.

“Produknya harus terus dikembangkan. Semoga lancar hasil karya anak bangsa Indonesia. Semuanya menarik, mungkin perbedaanya sedikit, semuanya bagus saya tidak bisa membedakan,” pungkasnya. (*/Humas Pemrov)