Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Tempunak

oleh -1.560 views
Tim rescue dari Pos SAR Sintang di Desa Tempunak, Kabupaten Sintang.

SINTANG, KILASKALBAR.com – Memasuki hari ketujuh, upaya pencarian terhadap Tri Wahyudi (18), korban tenggelam di Sungai Tempunak, Desa Tempunak, Kabupaten Sintang belum juga ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban.

“Pencarian sudah memasuki hari ketujuh dan belum ditemukannya tanda keberadaan korban,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, Hery Marantika melalui rilisnya, Selasa (24/7/2018).

Baca juga: Remaja di Tempunak Tenggelam Terseret Arus Sungai

Dalam upaya pencarian yang dilakukan hingga Selasa (17/7/2018) sore, tim SAR gabungan melakukan penyisiran permukaan sungai sejauh 4 nautical mile ke arah hilir Sungai Tempunak.

“Tim SAR gabungan memperluas area penyisiran mencapai 4 nautical mile ke arah hilir sungai, pencarian permukaan. Dan penyelaman sebelumnya telah dilakukan guna menemukan korban,” kata Marantika.

Ia mengatakan, karena belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban dan mengingat pencarian sudah memasuki hari ketujuh, tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan perangkat desa melakukan evaluasi. Hasilnya, keputusan bersama untuk menghentikan pencarian.

“Dengan dihentikannya pencarian terhadap Tri wahyudi korban tenggelam di Sungai Tempunak tujuh hari yang lalu, seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini dikembalikan ke unit masing-masing,” ucapnya.

“Pencarian dapat dilakukan kembali jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tutur Marantika.

Diketahui, korban merupakan salah satu karyawan di suatu perusahaan. Dalam pertemuan bersama keluarga dan sejumlah pihak terkait, paman dan dari perusahaan tempat korban bekerja menyampaikan ucapan terimakasih atas pencarian yang telah dilakukan tim SAR gabungan.

“Kepada tim SAR gabungan yang telah berusaha menemukan karyawan kita atas nama Tri Wahyudi kami ucapkan banyak-banyak terimakasih. Semoga tugas mulia yang dilakukan bapak-bapak sekalian dapat terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami hal serupa,” ucap paman dari Tri. (qrf)