Ini Sembilan Tuntutan Driver Gojek Pontianak ke Perusahaan

oleh -1.662 views
Ratusan driver Gojek menggelar aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Senin (23/4/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Dalam aksinya di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Senin (23/4/2018), guna menuntut rasionalisasi tarif, ratusan driver Gojek wilayah Pontianak menyampaikan sembilan tuntutan.

Aksi yang diberi nama Gerakan Aksi 234 Rider Ojek Online Indonesia Wilayah Pontianak ini menuntut, pertama rasionalisasi tarif dasar per kilometer dikembalikan seperti awal 2015, yakni sebesar Rp 4.000. Saat ini Rp2.000 per kilometer.

Baca juga: Driver Gojek Pontianak Sampaikan Keluhan Soal Tarif ke Dewan Provinsi

Kedua, menuntut PT Gojek Indonesia untuk membuat payung hukum yang independen dari keluhan driver.

Ketiga, menuntut dan meminta PT Gojek Indonesia untuk menghapus performa atau rating yang menyulitkan driver untuk mencapai bonus 70 persen. Sebelum 55 persen.

Keempat, menuntut PT Gojek Indonesia untuk transparan dalam setiap kebijakan dan sistem yang dibuat PT Gojek Indonesia.

Kelima, menuntut PT Gojek Indonesia untuk lebih menstabilkan sistem menjadi lebih baik (tidak sering error).

Keenam, menuntut PT Gojek Indonesia untuk memberikan kebijakan peraturan yang sewajarnya.

Ketujuh, menuntut PT Gojek Indonesia untuk menghilangkan sistem suspend yang tidak jelas alasannya.

Kedelapan, menuntut pihak PT Gojek Indonesia khususnya di Kota Pontianak untuk membatasi penerimaan driver baru (adanya batasan kuota) sesuai dengan jumlah kebutuhan masyarakat Kota Pontianak.

Kesembilan, menuntut pihak PT Gojek Indonesia untuk memperhatikan kesejahteraan jaminan kesehatan ketenagakerjaan driver maupun penumpang. (qrf)