Ikatan Lanceng Peraben Kalbar Akan Menggelar Berbagai Perlombaan di Peringatan Hari Batik Nasional

oleh -1.832 views
Sukiryanto.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Dalam rangka Hari Batik Nasional 2018 yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober, Ikatan Lanceng Peraben (ILP) Kalimantan Barat akan menggelar sejumlah lomba di Kota Pontianak.

Pada jumpa pers, Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar, Sukiryanto menyambut positif kegiatan yang akan diadakan oleh organisasi badan otonom (banom) IKBM tersebut.

Adapun even yang digelar pada 5-6 Oktober 2018 mendatang ini, antara lain fashion show kreasi batik, lomba melukis batik, pencak silat, dan lomba swafoto. Kegiatan rencananya akan diadakan di Transera Hotel Pontianak.

“Kegiatan yang diadakan oleh adek-adek ILP ini sangat bagus. Tidak lain tujuannya adalah untuk menumbuhkan kreativitas,” ujarnya di kawasan food court Up2U, Jalan Jenderal Urip, Pontianak, Senin (17/9/2018).

Even kegiatan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional ini adalah yang kedua kalinya. Dalam fashion show, panitia akan melombakan busana batik nusantara kreasi.

“Jadi even ini untuk mengenalkan khazanah budaya bangsa kita, batik. Tentu saja inisiatif generasi muda kita ini harus kita dukung,” ucapnya.

Di samping untuk memperkenalkan batik nusantara khususnya batik-batik asli Kalbar, Sukiryanto menjelaskan bahwa even ini juga akan berdampak positif tidak hanya di bidang budayan, tapi juga akan berdampak pada sektor ekonomi.

“Dengan adanya peringatan Hari Batik Nasional ini, membuka peluang untuk teman-teman yang mau memperkenalkan usaha batiknya. Misalnya seperti dulu pernah mendatangkan pengusaha batik dari Madura, dari Jakarta sehingga di dalam kegiatan ini masing-masing daerah bisa memperkenalkan produk dari batio itu sendiri,” terangnya.

Ketua ILP Kalbar, Abdul Khabir mengatakan, kegiatan peringatan Hari Batik Nasional 2018 akan dilaksakan selama dua hari. Pada lomba fashion show, peserta dibuka mulai dari anak-anak hingga dewasa.

“Kepesertaannya terbuka untuk umum. Cuma kita menggunakan kategori. Ada SD dan TK, ada umum. Yang umum itu (lomba seni bela diri) silat dan fashion show itu sendiri,” katanya.

Di tempat yang sama, Peraben (dara) Madura Kalbar 2018, Devi Kurnia Sari mengapresiasi kegiatan peringatan Hari Batik Nasional yang diadakan oleh ILP.

“Sangat luar biaya ya. Apalagi kita memiliki budaya yakni memiliki kreasi batik,” ucapnya.

Diinisiasi oleh kalangan muda, Devi juga mengajak agar generasi muda khususnya di Kalbar untuk aktif dalam melestarikan budaya bangsa.

“Saya harap kita sebagai seorang pemuda, sebagai masyarakat Kalimantan Barat untuk bisa tetap melestarikan batik. Karena itu sendiri bagian dari warisan bangsa ini,” tuturnya. (qrf)