Sutarmidji Buka Festival Gaye Syariah

oleh -1.509 views
Sutarmidji bersama Rektor IAIN Pontianak, Dr Syarif.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Gubernur Kalbar Sutarmidji membuka Festival Gaye Syariah (FEGAS) di Intistitut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Jalan Soeprapto, Senin (15/10/2018) malam.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah IAIN, dirinya sangat mengapresiasi atas kegiatan tersebut. Sebab FEGAS ini merupakan ajang untuk sosialisasi gaya hidup bersyariah.

“Kegiatan FEGAS ini kita sebagai pemerintah daerah sangat dukung. Karena ini sebagai sosialisasi dengan gaya hidup bersyariah,” ungkap Sutarmidji.

Dirinya pun berharap tak hanya gaya hidup bersyariah saja yang ditampilkan, namun ekonomi syariah juga harus ditampilkan dalam ajang festival ini.

“Tak hanya gaya berssyariah saja ditampilkan, namun ekonomi syariah juga harus ditonjolkan. Kedepan para pelaku usaha yang bersyariah juga bisa diterapkan dan paham dengan aturan-aturan syariah supaya bisa berkembang dengan pesat,” tuturnya.

Suarmidji mengambil contoh perbankan bersyariah itu untuk saat ini sangat berkembang dan peluangnya pun makin besar di Indonesia terutama di Kalbar. Meski berkembang sangat pesat, ia melihat banyak pelayanan tidak menjalankan secara syariah ini yang menjadi permasalahan di masyarakat.

“Ini yang harus secara bersama-sama untuk sosialisasikan syariah kepada masyarakat terus menerus,” tegasnya.

Lanjutnya, pasar modal yang merupakan lembaga keuangan harus diterapkan syariah secara berkelanjutan kepada masyarakat. Nanti kedepannya pasar modal bisa dilakukan sosialisasikan, dari sisi syariah tidak bertentangan bahkan mungkin dasar-dasarnya untuk menjelaskannya secara mudah pemahaman masyarakat tentang pasar modal secara bersyariah.

“Kita jangan kalah bersaing dengan bank-bank konvensional lainnya kemudian lembaga-lembaga keuangan lainnya,” tegasnya.

Ia pun berharap kepada anak muda di zaman sekarang untuk menerapkan bersyariah dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

“Dalam agama Islam sudah diajarkan bagaimana kita hidup ber-syariah dengan memanfaatkan kekayaan kita dan menjaga kekayaan kita tentu dengan cara-cara syariah,” ungkapnya. (*)