Wah, 10.000 Ornamen Ketupat Meriahkan Singkawang Ramadhan Fair

oleh -2.219 views
Panitia Singkawang Ramadhan Fair saat memasang ornamen ketupat di Jalan Budi Utomo (15/4/2018) ist

SINGKAWANG, KILASKALBAR.com – Perhelatan akbar Singkawang Ramadhan Fair akan dimeriahkan sebanyak 10.000 ornamen ketupat.

Saat ini, panitia sedang mempersiapkan sebanyak 10.000 ornamen lampion ketupat yang berukuran kecil.

Pembuatan ornamen ini pun melibatkan berbagai unsur masyarakat di Kota Singkawang.

Wakil Ketua Singkawang Ramadan Fair, Agus Priyatno, mengatakan ornamen lampion ketupat-ketupat itu nantinya akan diperbanyak pemasangannya di sekitar Masjid Raya dan seputaran Jalan Merdeka di kawasan Taman Burung.

Pemasangan lampion ketupat itu sendiri, sudah dimulai pada hari Minggu (15/4/2018) kemarin di lokasi sekitar patunf polisi di Jalan Budi Utomo.

“Tujuan kita untuk mempromosikan sekaligus memberitahukan kepada masyarakat bahwa tidak lama lagi akan ada kegiatan ramadan,” ujar Agus, Senin (16/4/2018).

Agus menambahkan, bahan ketupat yang digunakan menggunakan kertas semacam plastik (skotlet). Bahan tersebut sebelumnya sudah dilakukan uji coba, sehingga dipastikan bisa bertahan lama.

Kemudian, sambung Agus, bahan tersebut apabila terkena sinar lampu maka ornamen lampion ketupat yang dibuat juga akan memancarkan sinar pantulan pada malam hari, sehingga mempercantik ornamen tersebut.

Selain ketupat berukuran kecil, Pemerintah Kota Singkawang juga akan menyiapkan ornamen lampion ketupat raksasa sebanyak dua buah.

Ketupat raksasa itu nantinya akan ditempatkan di depan Mesjid Raya dan di depan bekas Hotel Mahkota.

Meski demikian, jelas Agus, apabila ada masyarakat Singkawang yang mau berpartisipasi dalam rangka memeriahkan Ramadan Fair, tentu hal itu menurutnya akan sangat baik sekali

Mengingat, rangkaian kegiatan Ramadan Fair ini bukan hanya semata-mata menonjolkan ornamen lampion ketupat saja, tapi juga didalamnya terdapat syiar-syiar agama.

“Hanya saja ujungnya akan kita kemas supaya kegiatan yang kita buat ini bisa menjadi kunjungan wisata. Oleh karena itul kita sangat berharap peran serta dari masyarakat Kota Singkawang,” ujarnya.
(*/Noy)