Wakil Ketua PWNU Kalbar Sukiryanto: Kehadiran KH Ma’ruf Amin untuk Meneguhkan Nilai-Nilai Pancasila

oleh -1.879 views
Sukiryanto (tengah) bersama Ketua PWNU Kalbar, Hildi Hamid saat mendampingi KH Ma'ruf Amin bersilaturahmi ke kantor salah satu media di Pontianak, Sabtu (15/9/2018).

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Dewan Pengarah Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), KH Ma’ruf Amin hadir di Pontianak, Kalimantan Barat dalam rangka memenuhi undangan dialog kebangsaan bertemakan “Membangun negeri tanpa diskriminasi. Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat untuk kemajuan bangsa”, di Grand Mahkota Hotel Pontianak, Sabtu (15/9/2018).

Dalam dialog, KH Ma’ruf Amin mengajak berbagai elemen masyarakat di Kalbar untuk terus menjaga kesepakatan para tokoh bangsa, yakni Pancasila agar terus hidup bumi pertiwi ini.

Acara dialog ini dihadiri ratusan mahasiswa, masyarakat, tokoh agama dan adat, serta elemen masyarakat lainnya.

Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Kalbar, Sukiryanto menyampaikan, kehadiran KH Ma’ruf Amin di Bumi Khatulistiwa sebagai suatu upaya penguatan terhadap nilai-nilai Pancasila. Terlebih lagi, kehadiran Rais ‘Aam PBNU itu sebagai Dewan Pengarah BPIP.

“Tentu kita apresiatif dengan kehadiran KH Ma’ruf Amin di Kalbar. Kehadiran KH Ma’ruf Amin untuk meneguhkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat,” ujarnya kepada awak media usai dialog kebangsaan.

Baca juga: Forkoma PMKRI Ajak Semua Elemen untuk Membumikan Pancasila

Menurut Sukiryanto, penanaman nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan. Semakin giat nilai-nilai Pancasila itu ditanamkan, maka semakin kuat pula kehidupan bermasyarakat dan bangsa ini dalam bernegara.

“Seperti nilai kebangsaan. Sumbernya adalah menerima setiap perbedaan. Kita ini hidup atas dasar perbedaan, baik itu warna kulit, suku, ras, agama dan lainnya. Jangan sampai karena perbedaan, kita terpecah. Maka carilah persamaan dari perbedaan itu sendiri,” ucapnya.

“Karena perbedaan itulah kita harus dapat bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” timpal Sukiryanto.

Acara dialog kebangsaan ini diselenggarakan oleh gabungan forum alumni organisasi mahasiswa, yaitu IKA PMII, KAHMI, Persatuan Alumni GMNI, dan Forkoma PMKRI Kalbar.

Usai dialog, KH Ma’ruf Amin melanjutkan kegiatannya di tempat yang sama, Grand Mahkota Hotel Pontianak, memperingati satu abad Nahdlatul Ulama (NU), Sabtu (15/9/2018) malam. (qrf)